HARI KARTINI

HARI KARTINI - Sulastin Sutrisno, Penerjemah Surat-surat Kartini, Perjuangan Kartini Tak Hanya Jawa

Sulastin menolak "tuduhan" lama, apa yang selalu diperjuangkan Raden Ajeng Kartini melulu untuk ruang lingkup masyarakat Jawa

HARI KARTINI - Sulastin Sutrisno, Penerjemah Surat-surat Kartini, Perjuangan Kartini Tak Hanya Jawa
via kominfo.go.id
Peringatan Hari Kartini 21 April 2019 

Menurut Sulastin, sebagai wanita sudah tentu Kartini pertama-tama ingin mengangkat derajat kaumnya agar sepadan dengan rekan-rekan pria mereka.

Situasi masa itu, peluang wanita dalam mencapai kesejajaran dengan rekan prianya kecil.

Inilah memang yang pertama-tama didobrak Kartini.

Tetapi setelah itu, sebagaimana tercermin dalam nota suratnya kepada pemerintah kolonial "Geef den Javaan Opvoeding", Kartini terbukti menginginkan kemajuan masyarakat.

Bahkan bukan hanya untuk masyarakat Jawa, melainkan masyarakat Hindia-Belanda (Indonesia).

Contoh lain: pujian yang dengan tulus dikemukakan Kartini terhadap terbitnya majalah bergambar Bintang Hindia.

Majalah berbahasa Melayu dan Belanda tersebut diterbitkan di negeri Belanda oleh Ikatan Pemuda Angkatan Baru, para pemuda yang sedang belajar di berbagai perguruan tinggi di sana.

* Artikel pernah diterbitkan di Intisari Oktober 1979 dengan judul "Di Mana Surat-Surat yang Diterima Kartini".
* Artikel ini ditayang ulang Intisari.grid.id dengan judul "Sulastin Sutrisno Perempuan yang Menerjemahkan Surat-Surat Kartini: Kartini Tidak Hanya Berjuang untuk Jawa".
Editor: nandrson
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved