BERITA PADANG
Truk Bermuatan Batubara Terguling di Lubuk Paraku Padang, Sopir Dikabarkan Terhimpit
Sebuah truk bermuatan batu bara terbalik di jalan lintas Padang – Solok, tepatnya di Lubuk Paraku, Kota Padang, Minggu (21/4/2019) siang
TRIBUNBATAM.id, PADANG – Sebuah truk bermuatan batu bara terbalik di jalan lintas Padang – Solok, tepatnya di Lubuk Paraku, Kota Padang, Minggu (21/4/2019) siang.
Dikabarkan, sopir truk yang bernomor polisi BA 8823 RG itu, terhimpit oleh badan mobil.
Penumpang terhimpit di bawah badan mobil, dan dievakuasi menggunakan alat berat.
Evakuasi dilakukan oleh aparat kepolisian dan tim dari Basarnas Padang.
Banyak dari pengguna jalan melihat kejadian ini.
• Borneo FC vs Persib - Tanpa 3 Pemain Baru, Persib Bandung Optimis Bisa Kalahkan Borneo FC
• Warga Bintan Ini Harus Masuk ICU Gegara Tiba-tiba Terjatuh dari Motor pada Sabtu Malam
• Atas Permintaan Bawaslu Kominfo Blokir Situs jurdil2019.org, Ini Penjelasannya
• Borneo FC vs Persib Bandung - Radovic Minta Beckham Putra Ikut ke Samarinda Sebelum Seleksi Timnas
Satu rumah warga yang berada tepat di tepi jalan juga rusak akibat ditabrak truk.
Adik korban, Rahmat Saputra (25) mengatakan, ia tidak tahu pasti kronologi kejadian, karena tidak di lokasi saat kejadian.
"Saya tidak tahu pasti berapa orang di sini, karena saya berada di Padang, dan abang saya ini dari Solok," katanya.
Ia juga mengatakan, korban bernama Doris dan belum menikah.
"Saya dapat kabar dari keluarga yang di Solok," katanya.
Kanit Laka Lantas Polresta Padang, AKP Muzhendri saat di lokasi mengatakan, bahwa ada satu korban yang terhimpit badan truk itu.
"Mobil ini bermuatan penuh batu bara, menyebabkan satu rumah rusak," katanya.
Ia mengatakan, korban rencananya akan dibawa langsung ke Solok oleh keluarga korban setelah dievakuasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi mengatakan, awalnya truk dikabarkan kecelakaan pada pukul 11.15 WIB.
Akibat kejadian tersebut, seorang penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan itu, masih dalam proses evakuasi.
“Tim Sar Kota Padang bergerak ke lokasi pada pukul 11.30 WIB dan tiba pada pukul 12.30 WIB,” katanya.
Saat melakukan aksi penyelamatan, Tim Sar mengunakan truk box palsar, kemudian ambulance, pal kom, pal mountenering, dan pal medis.
• Video Cuplikan Gol dan Highlight Pertandingan Man City vs Tottenham, Gol Phil Foden Jadi Pembeda
• Video Cuplikan Gol dan Higlight Juventus 2-1 Fiorentina, Selebrasi Juara Usai Pertandingan
• Video Cristiano Ronaldo Jr Cetak 7 Gol Bersama Juventus U-9 Saat Lawan Maritimo China U-9
Truk Tangki Masuk Jurang
Sebelumnya, pada Rabu (10/4/2019), sebuah truk tangki air juga masuk jurang di Lubuk Paraku, Kota Padang.
Diketahui, truk tangki air tersebut masuk jurang karena hilang kendali.
Ada dua orang dalam truk bernomor polisi BA 9908 FN tersebut, yakni penumpang dan sopir.
Satu di antaranya, yakni si sopir bernama Sutan Fajar (20), selamat.
Sedangkan penumpang yang bernama Riki Candra (33) ditemukan meninggal dunia setelah dinyatakan hilang setelah truk masuk jurang dan terbenam di dalam sungai.
Humas SAR Padang, Arief Pratama mengatakan, korban meninggal dunia ditemukan sehari setelah kecelakaan terjadi.
"Korban ditemukan oleh tim gabungan pencarian sekitar pukul 09.10 WIB dalam kondisi tak bernyawa," katanya.
Katanya, korban hilang terbawa arus sungai setelah truk jatuh ke jurang.
Hanya saja, ia belum bisa memastikan berapa meter korban terbawa air, karena masih menunggu kabar dari tim yang ada di lapangan.
"Tim yang ada di lapangan baru saja selesai mengevakuasi korban dari sungai," katanya.
Ia mengatakan, tim gabungan yang ikut mencari pada hari ini adalah dari tim Basarnas Padang, Polsek Lubuk Kilangan, Babinsa Kelurahan Indarung, BPBD Kota Padang, sejumlah relawan dan masyarakat sekitar.
"Saat ini jenazah korban dibawa oleh mobil tim BPBD, dan saya belum mendapat kabar akan dibawa ke rumah sakit mana," jelasnya.
Sebelumnya, mobil truk tangki jatuh masuk ke Sungai Lubuk Peraku, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumbar, Rabu (10/4/2019).
Beruntung sopir truk lolos dari maut, namun menderita luka. Sedangkan satu penumpang dikabarkan hilang.
Kanit Laka Lantas Polresta Padang, AKP Muzhendri yang ditemui TribunPadang.com di kantornya menyebut, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 17.00 WIB.
"Mobil truk pengangkut air ini dalam keadaan kosong," kata AKP Muzhendri.
Ia mengatakan, mobil diketahui selesai membongkar muatannya di Padang kemudian hendak balik ke Solok.
"Truk pengangkut air diketahui bernomor polisi BA 99XX FN," kata AKP Muzhendri.
Ia mengatakan, di dalam mobil truk pengangkut air ini ada dua orang.
"Sopir yang mengendarai bernama Sutan Fajar (20)," ujar AKP Muzhendri.
Ia mengatakan, sopir truk saat ini berada di Semen Padang Hospital (SPH) dan ia mengalami luka robek di bawah hidungnya.
"Informasi terbaru Sutan akan dilakukan operasi," ujar AKP Muzhendri.
Ia mengatakan, sedangkan yang satu lagi orang yang berada duduk di samping sopir bernama Riki Candra (33).
"Saat ini Riki Candra masih belum ditemukan," kata AKP Muzhendri, Rabu malam.
AKP Muzhendri menyebut, sopir mengaku gugup lantaran masih terbilang baru dalam mengemudi.
Sesaat kejadian, persis truk berada di tikungan Fajar diperkirakan mengenai pembatas jalan yang berada di sisi kiri.
"Karena sopir mobil truk merasa mengenai sisi kiri badan jalan, ia membanting kemudi ke kanan dan akhirnya masuk ke sungai sedalam 10 meter," kata AKP Muzhendri.
AKP Muzhendri mengatakan, kecelakaan lalu lintas kali ini adalah murni kecalakaan tunggal.
Mengingat sampai saat ini dikatakan belumlah ada indikasi lain yang menyebabkan insiden tersebut.
Ia mengatakan, hingga Rabu malam tadi upaya pencarian terhadap korban Riki Chandra masih dilakukan oleh petugas serta masyarakat setempat.
Setelah kejadian pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan, Basarnas, BPBD, dan Tagana Indarung Semen Padang.
"Setelah kita cek korban yang bernama Riki tidak ada di dalam kendaraan, karena arus air deras, diperkirakan terseret oleh arus sungai," kata AKP Muzhendri.
"Saat ini rencananya mobil akan dievakuasi dengan derek oleh pihak pemilik mobil sendiri. Akan dilakukan pada malam ini juga rencananya," ujar AKP Muzhendri.
Ia menambahkan, kalau tidak ditemukan hingga malam, maka akan dihentikan pencarian untuk sementara waktu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sebuah-truk-bermuatan-baru-bara-terbalik-di-jalan-lintas-padang-solok.jpg)