Jokowi Sebut Pengurusan Izin di Indonesia Masih Berbelit, Jadi Alasan Investor Susah Berinvestasi

Sejauh ini pengurusan administrasi di Indonesia dinilai sangat sulit. Ternyata hal tersebut sampai ditelinga Presiden Indonesia Joko Widodo.

Jokowi Sebut Pengurusan Izin di Indonesia Masih Berbelit, Jadi Alasan Investor Susah Berinvestasi
(KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA)
Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Pleno Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). 

TRIBUNBATAM.id - Sejauh ini pengurusan administrasi di Indonesia dinilai sangat sulit.

Ternyata hal tersebut sampai ditelinga Presiden Indonesia Joko Widodo.

Presiden Jokowi mengaku sering mendapatkan laporan bahwa mengurus perizinan untuk berinvestasi di Indonesia masih ruwet.

Bahkan Jokowi menyebut banyak BUMN negara lain serta perusahaan swasta yang ingin melakukan investasi namun akhirnya batal karena berbentur izin yang berbelit.

"Saya terima laporan sendiri. Sebelum masuk mereka sangat antusias, tapi begitu masuk kita tahu semuanya betapa masih ruwetnya mengurus perizinan di negara kita," ungkap Jokowi saat memberikan sambutan di acara Pembukaan Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/4/2019).

"Ruwet artinya lama jadi biaya yang harus dibayar lebih mahal. Ini problem yang selalu saya dengar dari investor-investor yang ingin masuk ke Indonesia. Artinya eksekusi kita ini lamban," tegas Jokowi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (KOLASE INSTAGRAM @jokowi)

KPK Ingatkan Semua Kepala Sekolah Terkait PPDB yang Sebentar Lagi Akan Dilaksanakan di Indonesia

DAFTAR Perkiraan Nama Calon Anggota DPRD Kota Batam dan Provinsi Kepri Lolos Saat Pemilu 2019

Mantan gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan berdasarkan data Index Ease of Doing Business (indeks kemudahan berbisnis), Indonesia berada di posisi 72 per 2017.

Capaian ini menurut Jokowi adalah sebuah lompatan besar karena sebelumnya, Indonesia hanya berada di posisi 120 terkait kemudahan berbisnis bagi para investor.

Angkut Pemudik Lebaran 2019, Pelni Cabang Batam Bakal Tambah Armada Terjunkan KM Dorolonda

Lebaran 2019 - KAI Sediakan 2.500 Kursi Gratis dalam Mudik Bareng BUMN, Begini Cara Daftarnya

Diduga Kelelahan Kawal Pemilu, Perwira Polisi di Palangka Raya Tabrak Lima Mahasiswa, Tiga Tewas

"Ini Sebuah lompatan besar sebetulnya dalam kemudahan berusaha di Indonesia," singkat Jokowi.

Sayangnya capaian tersebut jauh berbeda dengan kenyataan di lapangan. Itu semua karena ‎terlalu banyak peraturan-peraturan dan perizinan yang harus dipenuhi.

"Sehingga mereka sudah masuk tapi balik badan enggak jadi. Enggak satu, dua, tiga, empat, lima, banyak (investor). Seperti itu yang saya dengar langsung dari mereka," paparnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden ‎Jokowi Sebut Urus Investasi di Indonesia Masih Ruwet, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/04/23/presiden-jokowi-sebut-urus-investasi-di-indonesia-masih-ruwet.

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved