Hakim Vonis Mati Dua Pembunuh Supir Taksi Online. Ini Pertimbangannya

Acun (21) dan Ridwan (44), dua terdakwa pembunuhan supir taksi online Grab bernama Sofyan, divoni hukuman mati oleh majelis hakim di PN Palembang

Hakim Vonis Mati Dua Pembunuh Supir Taksi Online. Ini Pertimbangannya
Sriwijaya Post
sidang vonis pembunuh taksi online 

Laporan wartawan Sripoku.com Rangga Erfizal

TRIBUNBATAM.id, PALEMBANG - Acuandra alias Acun (21) dan Ridwan (44), dua terdakwa pembunuhan supir taksi online Grab bernama Sofyan, divoni hukuman mati oleh majelis hakim di PN Palembang, Rabu (24/4/2019).

Mendengar vonis tersebut, seorang terdakwa bernama Acun terlihat menangis.

Matanya berkaca-kaca mendengar keputusan tersebut.

bahkan, sebelum sidang, Acun yang menggunakan kopiah hitam lebih banyak termenung memandang ke arah parkiran dengan mata berkaca-kaca.

Sedangkan terdakwa Ridwan lebih tenang dalam mendengar putusan hakim.

"Saya menyesal nian, saya mengaku salah. Saya minta maaf kepada keluarga korban. Tapi saya yakin apa yang diberikan hakim merupakan jalan terbaik yang harus saya hadapi."

"Untuk keluarga saya semoga baik-baik saja. Saya tidak bisa ngomong apa-apa lagi sekarang," ujarnya menyesal.

Kedua terdakwa Acun dan Ridwan divonis mati oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Bagus Irawan.

Sidang Putusan mati terhadap kedua tersangka dibacakan langsung oleh Hakim Ketua dan terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana 340 junto 55 ayat 1 KUHP mengenai pembunuhan berencana.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved