Pengacara Vanessa Angel Yakin Rekayasa, Transfer Uang Booking Rp 80 Juta Bukan dari Rian Subroto

Menurut pengacara Vanessa Abgel, bukti transfer uang Rp 80 juta ke salah satu mucikari dilakukan oleh oknum dari kepolisian

Pengacara Vanessa Angel Yakin Rekayasa, Transfer Uang Booking Rp 80 Juta Bukan dari Rian Subroto
Surya.co.id
Vanessa Angel saat hendak menjalani sidang di PN Surabaya, Rabu (24/4/2019). 

Dilansir dari berbagai sumber, berikut sederet fakta baru kasus prostitusi online Vanessa Angel.

1. Kejanggalan nama-nama di Dakwaan

Menurut seorang pengacara Vanessa Andel, Abdul Malik, ada kejanggalan dalam dakwaan yang diberikan pada kliennya.

"Jangan lips service (omongan belaka) saja, karena kami tajhu dalam dakwaan itu menyebut nama-nama orang."

"Bila tidak ada dalam persidangan kami meminta pertimbangan kepada majelis supaya Vanessa dibebaskan," bebernya, Rabu, (24/4/2019).

Vanessa Angel Saat Berjoget Bersama Dalam Acara Fashion Show Rutan Perempuan Kelas II A Surabaya.
Vanessa Angel Saat Berjoget Bersama Dalam Acara Fashion Show Rutan Perempuan Kelas II A Surabaya. (TRIBUNJATIM.COM)

Dalam percakapan Vanessa Angel dan sang mucikari, ada sejumlah nama yang disebutkan, seperti Endang Suhartini, Tentri Novanda, Rian Subroto dan lainnya.

Untuk Rian Subroto, kejaksaan sudah menetapkan status buron.

Fakta Terbaru Sidang Vanessa Anggel, Sebut Beberapa Nama Hingga Sayembara Umroh Untuk Dapatkan Buron

Tim Pengacara Menilai Ada yang Janggal Percakapan WA Vanessa Angel dalam Dakwaan

Pengacara Vanessa Angel juga mengadakan sayembara untuk mencari tahu keberadaan Rian Subroto.

"Kami minta polisi jangan main-main masalah ini, kalau vanessa ini korban aja. Siapa itu Rian, jangan di DPO, kalau dia di DPO waktu di BAP, yang kami terima dari Vanesa itu, muka Rian bukan yang di berita acara itu, yang dituntun oleh jaksa pakai selimut, bukan orang itu.

Jadi kami ini tidak mau berita ini hoax, kami tidak mau polisi memberikan keterangan yang palsu.

Karena ingat, dia ini wanita. Ibu kita ini wanita, kalau dia begini saya pastikan orang-orang tidak mengikuti prosedur hukum uni akan mendapat laknat," tambah Malik.

4. Sayembara Umroh

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved