Presiden Jokowi Gagas Pindahkan Ibukota. Ternyata Ibukota Indonesia Sudah Pernah Pindah 3 Kali

Meskipun Jakarta berusia lebih dari 500 tahun dan belum tergantikan, namun ibukota Indonesia pernah dua kali pindah karena alasan darurat

HERUDIN
Istana Negara 

"Yang kami lihat pertama topografi, tidak daerah banjir, bukan rawa-rawa, sampai dengan air, dan aspek kecocokan sebuah kota," ujar Sofyan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).

Tiga Kali Pindah Ibukota

DKI Jakarta sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan terbesar di wilayah Nusantara.

Awalnya bernama Sunda Kelapa karena menjadi pelabuhan kelapa dari kerajaan Sunda sejak tahun 397-1527.

Namanya kemudian berganti menjadi Jayakarta setelah Kesultanan Cirebon dan Demak yang dipimpin oleh Fatahillah berhasil menaklukkan Sunda Kelapa dari Kerajaan Sunda yang dibantu oleh Portugis, pada tahun 1527.

Istilah Jayakarta sendiri berasal dari Bahasa Sanskerta yang berarti Kota Kemenangan.

Penetapan hari jadi Jakarta tanggal 22 Juni oleh Sudiro, Walikota Jakarta tahun 1956 juga berdasarkan pendudukan tersebut.

Selanjutnya Sunan Gunung Jati dari Kesultanan Cirebon, menyerahkan pemerintahan di Jayakarta kepada putranya yaitu Maulana Hasanuddin dari Banten yang menjadi sultan di Kesultanan Banten.

Belanda kemudian datang sekitar abad ke-16 (1596).

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved