Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Sri Wahyumi Manalip Protes Hadiah Tas Pengusaha, Maunya Tas Hermes

Sempat dibicarakan permintaan tas merk Hermes dan Bupati tidak mau tas yang dibeli sama dengan tas yang sudah dimiliki oleh pejabat perempuan di sana

Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Sri Wahyumi Manalip Protes Hadiah Tas Pengusaha, Maunya Tas Hermes
Tribunnews.com
Tas dan perhiasan mewah yang disita dalam penangkapan Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip 

TRIBUNBATAM.ID - Jadi tersangka kasus penerimaan suap revitalisasi dua pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud, Bupati Talaud Sri Wayumi Maria rupanya memiliki kesenangan pada barang-barang mewah.

Tidak hanya senang, Bupati Talaud Sri Wayumi Manalip ini diketahui juga mengoleksi beragam barang mewah dari brand-brand ternama dunia sebagai hobi.

Bupati Talaud Sri Wayumi Manalip juga terkenal eksklusif dalam hobi gaya hidup mewahnya itu.

Terima Suap, KPK Ungkap Bupati Talaud Sri Wahyumi Ogah Diberi Tas Sama Dengan Pejabat Perempuan Lain

Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip Tersangka Bersama Dua Pengusaha. Ini Proyek yang Menjeratnya

Mengapa Wanita Kaya Koleksi Tas Hermes Birkin? Selain Mewah, Ternyata Ada Keuntungan di Baliknya

Sri Wayumi Manalip tidak sudi tas branded yang ia kenakan sama dengan pejabat wanita lainnya.

Diketahui, Bupati Talaud Sri Wayumi Maria tertangkap tangan oleh pihak KPK sebagai salah satu tersangka penerimaan suap biaya proyek revitalisi pasar Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Sri Wahyumi Maria Manalip
Sri Wahyumi Maria Manalip (instagram.com/sri_manalip)

Bupati Talaud Sri Wayumi Maria tertangkap pada Selasa (30/4/2019) kemarin.

Pihak KPK menangkap Bupati Talaud atas kecurigaan bahwa Sri Wahyumi diduga menerima fee sekitar 10% dari kontraktor proyek revitalisasi.

Melansir Kompas.com, fee sebesar 10% yang diterima oleh Bupati Talaud ini adalah berupa barang mewah seperti tas branded, berlian dan uang tunai sebesar Rp 513 juta.

Berdasarkan penyelidikan pihak KPK, fee yang diberikan pihak kontraktor dari dua proyek revitalisasi pasar ini telah diterima oleh Bupati Talaud, Sri Wayumi Manalip dan 5 orang lainnya.

KPK menduga barang-barang mewah itu rencananya diberikan sebagai hadiah ulang tahun Sri Wahyumi pada awal Mei.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved