Enggan Bicara Masalah Arah Koalisi Kedepan, AHY Lebih Memilih Membahas Pertemuannya Dengan Jokowi

AHY yang bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka secara tertutup, lebih senang membicarakan hasil pertemuan yang berlangsung sekitar 20 menit sejak

Enggan Bicara Masalah Arah Koalisi Kedepan, AHY Lebih Memilih Membahas Pertemuannya Dengan Jokowi
(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/5/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Agus Harimurti Yudhoyono diketahui melakukan pertemuan dengan Joko Widodo. Belum jelas apa maksud pertemuan mereka ini.

Agus yang juga merupakan Komandan Kogasma Partai Demokrat, memilih tidak bersuara ketika disinggung kemungkinan Partai Demokrat akan bergabung bersama partai pendukung Jokowi-Ma'ruf.

AHY yang bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka secara tertutup, lebih senang membicarakan hasil pertemuan yang berlangsung sekitar 20 menit sejak pukul 16.25 WIB.

Menurut AHY, pertemuan dirinya bersama Jokowi atas bantuan Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang sejak tiga hari lalu menanyakan kesediaannya untuk datang ke Istana.

"Saya sampaikan ke pak Praktikno saya ada di Jakarta dan alhamdulillah sore hari ini saya bisa ketemu langsung dengan bapak Presiden Jokowi atas undangan beliau dan tentunya sudah cukup lama tidak silaturahim," paparnya

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkapkan pertemuan Presiden Jokowi dengan AHY sebagai upaya merangkul Demokrat masuk dalam koalisi.

"Sepertinya yang terlihat seperti itu (merangkul Demokrat). Politik segitu dinamis, jadi menit-menit terakhir berubah sangat cepat, jadi bisa saja yang tadinya berada di sana (oposisi), sekarang berada di sini, itu sangat dinamis," Kata Moeldoko yang juga menjabat Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

Menurut Moeldoko, pada prinsipnya dalam menjalani roda pemerintahan yang efektif, maka dibutuhkan teman atau dukungan partai yang kuat, meskipun partai pendukung Jokowi-Ma'ruf saat ini sudah banyak.

"Sebenarnya sudah di atas 60 (persen), cukup ya. Tapi kalau bisa di atas 80 (persen), kenapa harus 60 kan, sehingga nanti semua hal-hal yang jadi kebijakan itu lebih mudah," tutur Moeldoko.

Update Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Kamis 2 Mei 2019 Pukul 18.00 WIB, Data Masuk 62,36%

Pengalaman WNI di Tengah Krisis Venezuela, Makan di Restoran Tagihannya 1,7 Miliar

3 Tokoh Central Pendukung Prabowo-Sandi Temui Jokowi, Salah Satunya adalah AHY, Ada Apa?

Pembicaraan dengan Jokowi

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved