Kesal dan Sakit Hati Bayaran Tidak Sesuai Janji, Waria Ini Nekat Habisi Pelanggannya di Apartemen

kesal dan marah karena bayaran yang diberikan MD tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan. Sambil tersipu malu, Tania yang memiliki nama asli Jamal ini

Kesal dan Sakit Hati Bayaran Tidak Sesuai Janji, Waria Ini Nekat Habisi Pelanggannya di Apartemen
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Kapolrestro Tangerang Kombes Abdul Karim saat menjelaskan tragedi berdarah yang dilakukan seorang waria di Polrestro Tangerang, Kamis (2/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Dipicu sakit hati, seorang waria bernama Tania (31) kalap hingga nekat menghabisi nyawa seorang pelanggannya berinisial MD (39).

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Apartemen Grand Serpong, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (13/4/2019) lalu.

Tiga hari kemudian, kawanan polisi Polrestro Tangerang yang menyelidiki kasus ini menangkap Tania di kampung halamannya di Pekalongan, Jawa Tengah.

Ditemui saat jajaran Polrestro Tangerang menggelar rilis pengungkapan kasus pembunuhan tersebut, Tania mengaku melakukan pembunuhan itu karena sakit hati.

Ia kesal dan marah karena bayaran yang diberikan MD tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan.

Ponsel Dijambret, Dua Gadis Ini Geber Motor dan Berhasil Lumpuhkan Penjambret

Rincian Dana Kampanye Pilpres 2019, Sumbangan Sandiaga Lebih Besar dari Prabowo, Bagaimana Jokowi?

Inilah Karakter Orang yang Lahir di Bulan Mei, Sosok Pekerja Keras Hingga Suka Jadi Sorotan

Ipda AD Ajak Jalan-jalan ABG Lalu Masuk Kamar, Kepergok Ibu Korban, Polisi Dalami Adanya Korban Lain

Sambil tersipu malu, Tania yang memiliki nama asli Jamal ini berujar awalnya MD tidak menyebut dirinya sebagai tamu.

Melainkan ingin berperan sebagai pacar di kamar apartemen. Padahal, untuk sekali berkencan, Tania memasang tarif Rp 900 ribu short time.

"Kejadiannya sesudah kencan. Dia bayar Rp.900 ribu sekali main, tapi pinginnya longtime, bukan sebagai tamu tapi sebagai pacar sendiri. Kalau dia baik, ya aku juga baik," tutur Tania kepada Wartakotalive.com.

Tak ayal, Tania geram dan secara membabi buta langsung menikam MD menggunakan sebilah pisau. Akibatnya, MD terluka parah hingga meregang nyawa.

Kapolrestro Tangerang, Kombes Pol Abdul Karim, menjelaskan, setelah tragedi berdarah tersebut, Tania kabur.

"Tersangka yang merupakan pekerja salon ini ditangkap di kampung halamannya di kawasan Pekalongan, Jawa Tengah setelah kabur menghilangkan jejak setelah membunuh koban," ujar Kombes Abdul saat dijumpai di Mapolrestro Tangerang, Kamis (2/5/2019).

Halaman
12
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved