BATAM TERKINI

MUI Batam Tolak Film Kucumbu Tubuh Indahku Garapan Garin Nugroho, Mengarah ke LGBT

Film Kucumbu Tubuh Indahku garapan sutradara Garin Nugroho juga mendapatkan penolakan di Batam.

MUI Batam Tolak Film Kucumbu Tubuh Indahku Garapan Garin Nugroho, Mengarah ke LGBT
TRIBUNBATAM
Santoso, Sekretaris MUI Batam 

TRIBUNBATAM.id - Film Kucumbu Tubuh Indahku garapan sutradara Garin Nugroho juga mendapatkan penolakan di Batam.

 Film Kucumbu Tubuh Indahku mengundang kontroversi dan membuat heboh beberapa daerah di Indonesia.

Hadir dengan judul Kucumbu Tubuh Indahku, film yang diproduseri Ifa Isfansyah tersebut dituding mengampanyekan isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender).

Tak ayal, film yang mulai ditayangkan sejak 18 April 2019 lalu itu pun mengalami berbagai pencekalan, termasuk di Kota Batam.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris MUI Kota Batam, Muhammad Santoso kepada TRIBUNBATAM.ID Jumat (3/5/2019).

"Ini telah terjadi di beberapa daerah. Memang di Batam sendiri, film ini belum beredar. Namun kami segera meresponnya dengan melakukan pengawasan terhadap peredaran film tersebut," tegasnya.

Download lagu MP3 Alan Walker On My Way, Alone dan Faded di Android dan iPhone

Usai Pertemuan Jokowi dengan Putra SBY, Prabowo Batal Besuk Ibu Ani & Makna Plat Mobil B 2024 AHY

Santoso menuturkan bahwa saat ini MUI Kota Batam telah melakukan komukasi dengan pemerintah Kota Batam perihal penayangan film yang trailernya mengundang pro-kontra di kalangan masyarakat.

"Kami sudah meminta kepada pak wali kota untuk memberikan surat kepada pihak bioskop yang ada di Batam untuk tidak memberikan izin perihal penayangannya. Jika tetap tayang, dan masyarakat bergerak, kami tidak bertanggungjawab. Ini untuk menjaga kondusivitas di Kota Batam," jelasnya lagi.

Menurut Santoso, sejauh ini MUI Kota Batam juga telah mengimbau masyarakat untuk dapat memahami polemik yang ditimbulkan jika film itu tetap ditayangkan.

"Sejauh ini sih masih berupa himbauan, belum berupa fatwa. Dari MUI pusat, sudah ada kesepakatan bersama lembaga sensor film Indonesia untuk tidak diedarkan filmnya. Saya sudah menonton trailernya, dan kami melihat itu sudah mengarah kesitu (LGBT). Apalagi di beberapa daerah juga telah melakukan gerakan yang cukup fundamental untuk menolak kehadiran filmnya," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved