Tulis Ujaran Kebencian di Facebook, Ibu Muda Ini Jadi Terdakwa dan Diceraikan Suaminya

Hati-hatilah menumpahkan kekesalan di media sosial karena emosi yang tidak terkontrol bisa berujung pidana. Apalagi jika menyerempet SARA

Tulis Ujaran Kebencian di Facebook, Ibu Muda Ini Jadi Terdakwa dan Diceraikan Suaminya
Tribun Medan
Jocelyn menjadi terdakwa ujaran kebencian dan SARA di media sosial 

TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Hati-hatilah menumpahkan kekesalan di media sosial karena emosi yang tidak terkontrol bisa berujung pidana. Apalagi jika menyerempet hal-hal yang berbau SARA.

Itulah yang dialami seorang ibu muda berusia 30 tahun bernama Jocelyn Isabella Tobing.

Jocelyn harus duduk di kursi pesakitan akibat kasus ujaran kebencian yang dilakukannya di media sosial.

Ular Piton Raksasa 7 Meter Kembali Hebohkan Sulteng. Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Santapan

Ini Kronologi dan Alasan Penjual Bakpao Siap Tanggung Jawab Usai Tiduri Siswi SMP

Ngga Nyangka, Ternyata Ada Indonesia di Film Avengers: Endgame

Dalam persidangan  Jumat (3/5/2019) di PN Medan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kharya Saputra menjelaskan bahwa terdakwa menuliskan status di Facebook (Fb) yang mengandung ujaran kebencian dan berbau SARA (Suku Agama dan Rasial).

Jocelyn melanggar pidana dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) dari UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI tahun 2008 tentang ITE.

"Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan , untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan Individu dan atau Kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama dan golongan (SARA)," tutur Kharya di hadapan ketua Majelis Hakim Gosen Butar-Butar.

Terdakwa terbukti menuliskan status di FB-nya bernama Jocelyn Isabella Tobing dengan postingan yang menyinggung agama lain hanya karena kesal. 

JPU Kharya menyebutkan bahwa status tersebut dituliskan terdakwa karena kesal galon air yang ada di depan rumahnya hilang.

"Pada 30 Juli 2018 sekira pukul 00.00 WIB terdakwa merasa jengkel dan marah terhadap ditujukan kepada seorang tetangga terdakwa, yaitu saksi Waty."

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved