BATAM TERKINI

Terkiat Pemadaman Bergilir, Rudi Ingatkan Batam Daerah Industri, Listrik Jadi Bagian Vital

"Ada tiga mesin rusaknya sekaligus. Ada 40 MW, 60 MW, satu lagi 120 MW kalau tak salah, rusak sekaligus. Rusak bendanya, (barang) di dalamnya pula sus

Terkiat Pemadaman Bergilir, Rudi Ingatkan Batam Daerah Industri, Listrik Jadi Bagian Vital
TRIBUNBATAM
Wali Kota Batam Rudi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Pemadaman listrik bergilir di Batam yang sudah terjadi sejak Maret lalu, juga menjadi perhatian Wali Kota Batam, Rudi. Baru-baru ini, ia memanggil pimpinan bright PLN Batam dan tim.

"Saya tanya kapan akan selesai (pemadaman listrik). Tentu tak ke situ dulu, saya minta cerita apa permasalahannya," kata Rudi, Sabtu (4/5) di Bengkong.

Ia melanjutkan, jawaban dari pimpinan bright PLN Batam saat itu, pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini, di luar perkiraan PLN. Ada tiga mesin pembangkit yang rusak dalam waktu yang sama.

"Ada tiga mesin rusaknya sekaligus. Ada 40 MW, 60 MW, satu lagi 120 MW kalau tak salah, rusak sekaligus. Rusak bendanya, (barang) di dalamnya pula susah (mencarinya). Tapi ini bukan PLN, PLN hanya beli listrik dari mereka yang punya mesin," ujarnya.

Ditanya Soal Listrik Batam yang Mati Hidup Mati Hidup, Walikota Jawab Lewat Jentikan Jari

Pemadaman Listrik Bergilir di Batam Sudah Berlangsung 1 Bulan, Begini Cara Cek Tagihan Listrik

Pemadaman Listrik di Batam Durasi 4 Jam, Warga Salahkan Gubernur Kepri dan Ancam Lakukan Demo

Pemadaman Listrik Bergilir di Batam - Lakukan 4 Hal ini Sebelum PLN Padamkan Listrik di Rumah Anda

Dari PLN juga sudah meminta kepada rekannya, untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut. PLN menargetkan paling lambat Senin (6/5) semua persoalan terkait mesin yang rusak sudah selesai, dan tidak ada lagi pemadaman listrik.

"Jawabannya, karena orang mau puasa. Saya bilang bukan masalah puasanya. Batam adalah daerah industri, kalau anda mati, hidup, mati, hidup (listrik), produksi akan berhenti. Orang takut, lagi produksi listrik mati. Habis barang semua," kata Rudi.

Akibat pemadaman listrik bergilir ini, tidak hanya masyarakat yang resah, banyak manajemen perusahaan yang melapor kepada Rudi. Makanya, ia juga meminta kepada PLN agar secepatnya menyelesaikan persoalan yang terjadi.

"Kita sudah panggil PLN, dan dia janji besok (Minggu-5 Mei) sudah selesai, paling lambat Senin clear. Kita lihatlah besok, mati lagi atau tidak," ujarnya.

Jika masih padam? Rudi tak memberikan jawabannya secara lisan. Ia hanya memberi isyarat dengan menjentikkan jari tangannya.

Pada pertemuannya dengan PLN hari itu, Rudi juga mengingatkan PLN agar pemadaman yang terjadi saat ini, tak boleh terjadi lagi di waktu yang akan datang. Dalam artian, Rudi meminta PLN melakukan antisipasi.

"Besok tak boleh terjadi lagi seperti ini (listrik padam), kecuali kuasa Allah," kata Rudi.

OTT KPK di Balikpapan, Hakim Kayat Dijebloskan ke Rutan Merah Putih, Ini Kasus yang Menjeratnya

3 Link Live Streaming Newcastle vs Liverpool Liga Inggris Malam Ini, Live RCTI & BeIN Sport

Gempa Bumi Guncang Bukittinggi Sabtu Malam, Getaran Tersama Sampai Payakumbuh

Tertangkap Sedang Bersama Perampuan Bukan Istrinya, Anggota Polisi Ini Diamankan Propam

Ia meminta PLN tak hanya sekadar membeli listrik kepada rekannya. Tetapi juga harus memanggil para penyedia jasa listrik yang menjadi rekannya, dan melakukan kontrol.

"Ingatkan mereka. Karena listrik ini sangat berharga bagi masyarakat Batam. Kalau ini (listrik padam) terjadi lagi besok-besok, saya masukkan listrik baru di Batam," ujarnya.

Rudi melanjutkan, sebenarnya berdasarkan Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, masalah kelistrikan ini berada di provinsi dan tanggungjawabnya ada pada gubernur.

"Tapi sebagai Pemda, kita akan selesaikan masalah ini," kata Rudi. (tribunbatam.id/dewiharyati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved