KARIMUN

Korban Dijanjikan Kerja Restoran di Jakarta, Polisi Bekuk Pelaku TPPO di Tanjungbatu

"Yang bersangkutan kita tangkap di Kundur kemarin. Selain tersangka kita juga mengamankan dua orang yang menjadi korban," kata Kapolres Karimun, AKBP

Korban Dijanjikan Kerja Restoran di Jakarta, Polisi Bekuk Pelaku TPPO di Tanjungbatu
TRIBUNBATAM.id/ELHADIF PUTRA
Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya saat bertanya kepada tersangka dalam ekspos pengungkapan perkara TPPO Minggu (5/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Seorang wanita berinisial Ks (60) dibekuk polisi di sebuah cafe di Batu 7, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun.

Penangkapan terhadap Ks ini lantaran Ia diduga kuat melakukan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Dua orang korban berinisial Wn (21) dan An (20) turut diamankan polisi.

Penangkapan ini bermula ketika pihak keluarga korban di Jawa Barat melapor kepada polisi setelah menemukan informasi mengenai anaknya tengah berada di Pulau Kundur.

Polisi langsung melakukan penelusuran. Hasilnya polisi mengamankan Ks dan dua korban, Sabtu (4/5/2019) siang

Irit dan Anti Kantong Jebol, Moms Ini 5 Tips Belanja Murah Jelang Lebaran

Bikin Fit Selama Ramadhan 2019, Ini 7 Buah Terbaik untuk Buka Puasa

Posesif, Cowok Ini Punya Akses CCTV Rumah Sang Kekasih

Peminat Apartemen di Batam Semakin Banyak, Konsep Unik Jadi Daya Tarik Sendiri

"Yang bersangkutan kita tangkap di Kundur kemarin. Selain tersangka kita juga mengamankan dua orang yang menjadi korban," kata Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya saat ekspos pengungkapan perkara, Minggu (5/5/2019).

Hengky menyebutkan Ks telah lama menjadi target operasi Kepolisian Polda Jawa Barat. Oleh karena itu pihaknya telah melakukan koordinasi untuk memastikan keterlibatan KS dalam permasalahan hukum di wilayah Polda Jabar.

"Kita dapat informasi yang bersangkutan ada keterkaitan dengan jaringan TPPO ditangkap di Jabar," terangnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara menjelaskan korban dijanjikan bekerja di restoran di Kota Jakarta dengan gaji Rp 2,8 juta serta bonus.

"Tapi kenyataannya korban dibawa ke Karimun dan kemudian akan dibawa ke Malaysia," jelas Lulik.


Selain Wn dan An, dua wanita muda lainnya juga menjadi korban. Bahkan keduanya telah diberangkatkan oleh Ks ke negara tetanga.

"Korban ada empat orang, dua sudah diberangkatkan ke Malaysia. Sementara dua orang yang kita amankan kemarin itu masih dipekerjakan di Kafe wilayah Kundur oleh tersangka Ks," kata Lulik.

Kepada polisi Ks mengaku belum lama melakukan aksinya. Akan tetapi polisi tak percaya begitu saja karena ditemukan buku berisi nama-nama, yang diduga kuat para korban Ks.

"Kita masih dalami lagi. Ada kita dapatkan pembukuan yang berisikan nama-nama perempuan," ujar Lulik. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved