KARIMUN TERKINII

Sembunyikan Miras di Belakang Lapak, Petugas Sita 7 Botol Miras dari Sejumlah Warung

"Kami menurunkan sekitar delapan personil. Mereka berpangkat mulai paling rendah Briptu dan paling tinggi Aiptu sehingga sudah paham dan bisa memberik

Sembunyikan Miras di Belakang Lapak, Petugas Sita 7 Botol Miras dari Sejumlah Warung
TRIBUNBATAM.id/RACHTA YAHYA
Bripka Eryanto, personil Polsek Balai Karimun memeriksa sebuah warung minuman saat operasi Cipta Kondisi jelang Ramadan, Sabtu (4/5/2019) malam. insert: Miras yang disita petugas. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sedikitnya 7 botol minuman keras (miras) disita aparat keamanan dari Polsek Balai Karimun saat razia penyakit masyarakat (pekat) Sabtu (4/5/2019) malam.

Tujuh botol miras itu disita dari sejumlah warung di wilayah hukum Polsek Balai Karimun.

Miras tersebut disembunyikan di rak lapak paling bawah dan paling pojok. Miras itu juga ditimpa dengan sejumlah dagangan lainnya dan baru akan dikeluarkan saat ada penikmatnya datang membeli.

Meski disembunyikan sedemikan rupa, mata petugas tetap awas dan bisa menemukannya.

MUI Bintan Apresiasi Pemilu 2019 Berjalan Lancar, Jurdil, Aman, Kondusif, Damai, dan Sejuk

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Tingkat KPU Kota Batam Dtunda, Ini Alasanya

Bacaan Doa Lengkap di 10 Hari Pertama Bulan Ramadhan 2019

Jokowi-Maruf Amin Menang di Anambas, Raih 17.240 Suara Sementara Prabowo-Sandi Raih 8.867 Suara

Kapolsek Balai Karimun AKP Budi Hartono mengatakan, razia pekat itu dimaksudkan untuk cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah yang diperkirakan jatuh Mei ini.

"Kami menurunkan sekitar delapan personil. Mereka berpangkat mulai paling rendah Briptu dan paling tinggi Aiptu sehingga sudah paham dan bisa memberikan penjelasan hukum kepada masyarakat. Mereka menyebar ke sejumlah lokasi di wilayah hukum kami," ujar AKP Budi Hartono, Minggu (5/5/2019).

Operasi Cipta Kondisiondisi itu menyasar penyakit masyarakat seperti kejahatan jalanan, miras yang dijual secara bebas, premanisme, senjata tajam, senjata api dan narkoba.

Dengan mengendarai kendaraan roda 4, petugas menyisir titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi pekat. Satu per satu warung menjual minuman di tepi jalan, mereka periksa.

Lokasi yang disasar yakni jalan Nusantara, jalan H Arab, jalan A Yani, jalan Pertambangan dan Coastal Area.

"Hasilnya 7 botol miras berbagai merek kami amankan dari tiga warung," ujar Budi.

Sementara pemilik warung hanya diberikan pengertian dan pemahaman untuk tidak menjual miras secara bebas.

"Miras tidak boleh dijual secara bebas, artinya, harus di tempat-tempat yang sudah ditentukan dan mendapat izin dari pemerintah. Warung bukan tempatnya, takutnya malah dijual ke anak-anak yang belum cukup umur," kata Budi.

Petugas juga menyebarkan nomor-nomor telepon penting yang bisa dihubungi selama 24 jam non stop untuk memperoleh bantuan keamanan.

Razia berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali, tidak ada protes dari pemilik warung saat warung mereka diperiksa petugas. (yah)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved