Kalah Banding di Pengadilan Tinggi, Mantan Kadinsos Karimun Ajukan Kasasi ke MA

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karimun, Indra Gunawan mengajukan banding Kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Hal itu setelah bandingnya di tingkat Pe

Kalah Banding di Pengadilan Tinggi, Mantan Kadinsos Karimun Ajukan Kasasi ke MA
Istimewa
ilustrasi korupsi uang negara 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karimun, Indra Gunawan mengajukan banding Kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Hal itu setelah bandingnya di tingkat Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Riau, Indra kalah.

Maksud hati mendapat hukuman lebih ringan, PT Pekanbaru malah memperberat vonis hukuman Indra Gunawan dari 8 menjadi 10 tahun penjara.

Kabar mantan Kadinsos Karimun mengajukan banding Kasasi ke MA diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun, Andriansyah.

"Iya, Indra Gunawan mengajukan banding Kasasi ke MA setelah kalah banding di tingkat Pengadilan Tinggi Pekanbaru dari 8 jadi 10 tahun," ujar Andriansyah, Senin (6/5/2019).

Begini Penjelasan BMKG Terkait Potensi Gempa Bermagnitudo 8,9 di Mentawai

Kumpulan Resep Minuman Segar, Enak, dan Praktis Dibuat, Cocok untuk Menu Buka Puasa Ramadhan 2019

Cara Mengendalikan Asam Urat Selama Puasa Ramadhan 2019

Berdasarkan analisa dan pengalamannya, Andriansyah memperkirakan Indra akan kembali kalah banding di tingkat Kasasi MA.

Andri mengemukakan alasan, Indra sudah terbukti menggunakan uang negara dalam bentuk dana alokasi belanja di Dinsos Karimun.

"Yang bersangkutan sudah mengakui kalau memakai uangnya, itu poin pentingnya pada kasus korupsi. Kecuali dia punya bukti kuat yang membutikan dia tidak korupsi, mungkin dia bisa menang," kata Andri optimistis.

Al Ghazali Kenang Kemesraan Maia Estianty & Ahmad Dhani: Menurut Gue Mereka Pasangan yang Serasi!

10 Amalan yang bisa Dilakukan Selama Puasa Ramadhan 1440H/2019, agar Pahala Berlipat Ganda

Sikap Robert Rene Alberts soal Kabar Rene Mihelic Gabung Persib 11 Mei, Umuh Muchtar Beber Fakta Ini

Disinggung perihal uang pengganti kerugian negara, Andri mengatakan Indra wajib mengembalikannya sekitar Rp 2,1 miliar, jika tidak ia akan dikenakan kurungan subsider atau tambahan selama 3,5 tahun.

Apakah ada rencana untuk menyita harta benda Indra? Andri mengatakan kemungkinan tidak dengan pertimbangan kemanusian.

"Mobil yang dibeli menggunakan uang hasil korupsi sudah kami sita, kalau masih kurang, kemungkinan cukup dia tambah hukuman penjara selama 3,5 tahun. Kita masih mempertimbangkan nasib istri dan anak-anaknya, mereka akan tinggal di mana kalau hartanya kami sita," kata Andri.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Kadinsos Karimun, Indra Gunawan dihadapkan ke meja hijau karena diduga terlibat kasus korupsi dana alokasi belanja Dinsos Karimun anggaran 2014-2016 sebesar Rp 3,1 miliar.

Indra tidak sendirian, mantan Bendahara Dinsos Karimun Ardiyansyah juga terlibat.

Berbeda dengan Indra, Ardiyansyah sudah menerima dirinya dijatuhkan vonis hukuman penjara selama 6 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Tipikor Tanjungpinang belum lama ini. (tribunbatam.id/rachta yahya)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved