Waduk Harapan Kritis, Batam Terancam Darurat Air Bersih 

PT Adhya Tirta Batam (ATB) selaku pemegang konsesi pengelolaan dan pendistribusian air bersih di Pulau Batam,

Waduk Harapan Kritis, Batam Terancam Darurat Air Bersih 
IST
Kondisi Waduk Sei Harapan Batam 

Waduk Sei Harapan yang belum pulih dan masih harus mengalami Water Rationing untuk ketahanan air baku meskipun tidak untuk waktu lama.

Jika intensitas curah hujan tidak mengalami peningkatan dan pendangkalan yang terjadi tidak segera diatasi pemerintah, Waduk Sei Harapan terancam lumpuh dan tidak bisa beroperasi lagi.

Artinya, Batam akan terancam darurat air bersih. 

ATB terus melakukan inovasi teknologi dan upaya untuk meminimalisir dampak berkurangnya air baku, salah satunya dengan menekan angka kebocoran hingga 16%.

Namun sehebat apapun ATB dalam mengelola air, tetap tidak akan ada artinya tanpa air baku.

Peran pemerintah dalam pengelolaan dan pengawasan waduk sangat dibutuhkan untuk menjamin kehandalan waduk baik dari segi kapasitas daya tampung maupun kualitas lingkungan sekitarnya.

Termasuk segera mengoperasikan sumber air baku yang baru seperti Waduk Tembesi. 

Kebutuhan air bersih yang terus meningkat setiap tahunnya, tentu harus menjadi pertimbangan bagi pemerintah sebagai pemilik waduk di Batam untuk terus mengembangkan sumber-sumber air baku baru agar bisa diolah. 

Seluruh elemen masyarakat juga dituntut berperan aktif menjaga ketersediaan air di Pulau Batam dengan menghemat penggunaan air bersih.

Bertoleransi dalam menampung dan menggunakan air seperlunya baik di lingkungan rumah, sekolah, kantor maupun di tempat umum.

Kita harus mulai menyadari pentingnya menghemat penggunaan air bersih agar hak dasar manusia atas air dapat terus dipenuhi hingga ke generasi mendatang.(*)

Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved