BATAM TERKINI

Tanggapi Berita di Medsos, Rustam Pastikan Program SIM Gratis dari Pemko Batam Sudah Ditutup

"Bagi warga Batam yang ingin membuat SIM tinggal datang ke Polresta Barelang atau unit-unit pembuatan SIM dan nantinya biayanya ditanggung Pemko Batam

Tanggapi Berita di Medsos, Rustam Pastikan Program SIM Gratis dari Pemko Batam Sudah Ditutup
TRIBUNBATAM.id/DEWI HARYATI
Warga yang mengambil SIM gratis program kerjasama Pemko Batam, Bank Riau Kepri dan Polresta Barelang, Sabtu (4/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi mengatakan, program pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis dari Pemko Batam telah ditutup. Pernyataan ini disampaikan Rustam, menyusul beredarnya informasi di media sosial kalau Pemko Batam menggratiskan SIM untuk 1.035 warga.

"Bagi warga Batam yang ingin membuat SIM tinggal datang ke Polresta Barelang atau unit-unit pembuatan SIM dan nantinya biayanya ditanggung Pemko Batam," begitu tulisan di informasi tersebut.

Sebelumnya, pada Sabtu (4/5/2019) lalu, Pemerintah Kota Batam memang membagikan sebanyak 1.035 SIM kepada warga Batam, yang telah mengurus kelengkapan dokumen maupun persyaratan lainnya untuk membuat SIM. Pembagian dilakukan bertempat di Ballroom Golden Prawn, Bengkong Laut.

Selebaran Urus SIM Gratis Beredar Lewat WhatsApp, Begini Jawaban Kasatlantas Polresta Batam

Viral, Cerita Yuni Driver Taksi Online Wanita, Terima Orderan Bawa Jenazah, Ceritanya Bikin Haru

Viral, Satpol PP Datangi Warung Makan yang Buka Siang Hari, Tempel Poster Bertulisan Unik

Ramalan Zodiak Cinta Besok 10 Mei 2019, Gemini Jangan Main Api, Libra si Doi lagi Ngambek

Warga tersebut tidak mengeluarkan biaya sepeserpun. Karena dana pembuatannya ditanggung Pemko Batam lewat dana tanggungjawab sosial perusahaan, Bank Riau Kepri. Program ini terlaksana karena kerjasama Pemko Batam, bersama Bank Riau Kepri dan Polresta Barelang.

"Tapi program itu sudah selesai. Ya, yang kemarin kita bagikan itu. Setelah itu, belum ada program seperti ini lagi," kata Rustam kepada Tribun, Kamis (9/5/2019).

Saat pembagian SIM dilakukan, Wali Kota Batam, Rudi mengatakan, dua bulan lalu, ia dan wakilnya punya pikiran untuk membantu warga dalam pengurusan SIM.

"Bagaimana mereka yang tak punya SIM dibantu biayanya. Ada yang mengeluh juga soal biaya ini. Kalau boleh, dibantulah," kata Rudi, Sabtu (4/5/2019) itu kepada wartawan.

Sementara Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam sudah diketuk. Untuk mengakali pembayaran uang SIM dan uang kesehatan, Rudi memanggil sejumlah bank. Akhirnya dari Bank Riau Kepri bersedia membantu dari dana tanggungjawab sosial perusahaan-nya.

"Alhamdulillah kita terbantu. Jumlah ini masih kecil. Targetnya 5.000, tapi polisi tak sanggup. Karena untuk pembuatan SIM kan tak bisa buat begitu saja. Tapi teknis itu urusan polisilah," ujarnya.

Rudi menegaskan, untuk program ini masyarakat betul-betul digratiskan alias tidak membayar sepeser Rupiahpun. Ke depan, Rudi juga punya program serupa. Namun khusus untuk anak sekolah yang sudah cukup usia memiliki SIM, dan mahasiswa perguruan tinggi, yang tidak punya SIM dan tak punya biaya untuk pengurusannya. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved