Ini Dampak Sering Pakai Obat Kumur saat Puasa untuk Hindari Bawa Mulut

Dengan diguyuri obat kumur terus, mulut pun akan terasa kering. Produksi ludah menurun dan berakibat ekosistem di mulut menjadi tidak seimbang. Sudah

Ini Dampak Sering Pakai Obat Kumur saat Puasa untuk Hindari Bawa Mulut
net
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id -  Bulan puasa, yang dikhawatirkan banyak orang adalah bau mulut yang mungkin timbul.

Alhasil, setelah sikat gigi sehabis sahur, atau terkadang di tengah hari, tak sedikit yang menggunakan obat kumur (mouthwash) dengan harapan dapat menghilangkan bau mulut.

Bersih-bersih gigi dan mulut, juga berkumur antiseptik memang baik untuk kesehatan.

Namun, dr. Widayat Alviandi, Sp THT di RSCM, Jakarta, seperti dikutip dari Kompas.com menekankan, "Boleh berkumur dengan obat kumur antiseptik untuk memberantas bau mulut. Tetapi ada batasnya. Tidak setiap hari dan terus-menerus," tegasnya.

Hanya Gara-gara Curi Mie Instan, Jari-jari Gadis Cilik Ini Hancur

Heboh, Gadis 8 Tahun Hamil, Padahal Tidak Ada Pria yang Menyentuhnya, Ini Penjelasan Menurut Medis

Membatalkan Atau Tidak Menangis saat Sedang Puasa, Ini Penjelasan Nahdlatul Ulama (NU)

Keluar Sperma saat Puasa Ramadhan, Batal atau Tidak, Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Pasalnya, ekosistem mulut butuh keseimbangan. Di mulut selain bakteri jahat ada pula bakteri baik. Dalam ludah sendiri ada antiseptiknya yang menjaga keseimbangan ekosistem di mulut. 

Dengan diguyuri obat kumur terus, mulut pun akan terasa kering. Produksi ludah menurun dan berakibat ekosistem di mulut menjadi tidak seimbang. Sudah bakteri baik ikut mati, bisa-bisa malah terjadi keluhan lain, iritasi misalnya.

Sesungguhnya menurut Widayat, air ludah dalam mulut secara alami berfungsi sebagai pembersih.

Akan tetapi, dengan makanan modern sekarang, pembersih alami ini tidak lagi dapat berfungsi maksimal. Perlu dukungan sikat gigi sebagai alat bantu untuk membersihkan gigi serta berkumur.

Pembersih lainnya adalah sayuran dan buah-buahan. Dengan mengonsumsi sayur-mayur dan buah-buahan secara teratur dipercaya sebagai salah satu cara tepat mencegah gangguan gigi.

Maka amat disarankan selalu mengonsumsi buah setelah makan sahur dan saat berbuka di bulan Ramadan.

Makan buah-buahan seperti jeruk atau apel dapat mengusir sementara bau mulut. Jadi, kalau bau mulut muncul, saat buka puasa, makan saja buah-buahan tadi.

Namun, proses itu hanya dapat menghilangkan sisa-sisa makanan, sedangkan plak tetap menempel pada permukaan gigi.

Menggosok gigi dan menggunakan benang gigi alias dental flos bisa dilakukan untuk menuntaskannya.

Sedangkan bau mulut yang terus menetap meski sudah sikat gigi dan menggunakan pembersih gigi lain, sangat disarankan untuk ke dokter.(*)

Artikel ini telah tayang di GridHEALTH.id dengan judul Puasa Khawatir Bau Mulut, Tapi Sering Pakai Obat Kumur Ini Dampaknya

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved