Putrinya Bertengkar, Seorang Ayah Tikam Teman Kelas Anaknya Berusia 10 Tahun di Dalam Kelas

Ayah yang kesal karena anak perempuannya bertengkar dengan teman kelas nekad menikam teman anaknya yang masih berusia 10 tahun sampai mati.

Putrinya Bertengkar, Seorang Ayah Tikam Teman Kelas Anaknya Berusia 10 Tahun di Dalam Kelas
South China Morning Post
Sekolah dasar lokasi penikaman seorang siswa 

TRIBUNBATAM.id, XINZHOU- Anak-anak sekolah bertengkar di sekolah sebenarnya hal yang lazim sebagai proses belajar berinteraksi sosial.

Namun kadang, pertengkaran anak melibatkan orangtua yang tidak senang anaknya dipukul oleh temannya di sekolah, apalagi jika anaknya seorang perempuan.

Di China timur, seorang ayah yang kesal karena anak perempuannya bertengkar dengan teman kelas nekad mendatangi sekolah tersebut, kemudian menikam teman anaknya yang masih berusia 10 tahun sampai mati.

Tragisnya lagi, penikaman itu dilakukan di ruang kelas, disaksikan oleh puluhan murid lainnya, termasuk anaknya sendiri.

Live Streaming Manchester City vs Brighton di MNC TV Minggu Jam 21.00, Bersaing dengan Liverpool

Fakta Baru Mutilasi Kasir Indomaret. Tak Hanya Dimutilasi, Pelaku Diduga Hendak Bakar Vera Oktaria

Ada Promo Ramadan Tiket.com, Diskon Menginap hingga Rp 1 Juta

Dilansir TribunBatam.id dari South China Morning Post, polisi di distrik Xinzhou, Shangrao, Provinsi Jiangxi, mengatakan bahwa pria berusia 41 tahun, yang diidentifikasi sebagai Wang, telah ditahan.

Dalam sebuah pernyataan di Weibo --Twitter di China-- biro kepolisian mengatakan, petugasnya menindaklanjuti sebuah laporan pada hari Jumat pagi yang menyebutkan bahwa seorang murid di Sekolah Dasar No 5 Shangrao menjadi korban penikaman.

Korban, yang bermarga Liu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan darurat tetapi dokter tidak dapat menyelamatkannya, kata pernyataan itu.

Penyelidikan awal polisi, Wang pergi ke sekolah dan langsung menyerang bocah itu dengan pisau setelah mendengar pertengkaran antara Liu dan putrinya.

Polisi tidak merinci perselisihan kedua anak satu kelas itu, tetapi mengatakan Wang telah mengakui perbuatannya.

Menurut laporan The Beijing News, Hou Xiaoxian, kepala biro pendidikan Shangrao mengatakan bahwa polisi dan pejabat pendidikan melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved