Minta Tanah Tak di Kasih, Pakai Kursi Plastik Ibu Tiri Dipukul Hingga Tangannya Patah  

"Menurut keterangan korban, tersangka sudah lama di Jakarta dan balik ke Manado bulan Februari 2019 lalu," ungkap Panit I Reskrim Polsek Malalayang Ip

Minta Tanah Tak di Kasih, Pakai Kursi Plastik Ibu Tiri Dipukul Hingga Tangannya Patah  
Istimewa/Polsek Malalayang
Tersangka (pakai merah) saat digiring ke Mapolsek Malalayang 

TRIBUNBATAM.id - Ibu tiri selama ini dibayangakn sebagai orangtua yang jahat dan kejam kepada anaknya. 

Namun, cerita ibu tiri kejam malah kebalikannya. Ibu tiri malah menjadi korban penganiayaan anak tirinya sendiri. 

Buktinya ibu tiri yang ini malah jadi korban penganiayaan anak tirinya sendiri. 

Walhasil si anak tiri dihadapkan pada hukum untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Pihak kepolisian menjelaskan penangkapan si anak tiri berdasarkan laporan polisi Nomor LP/222/V/2019/SULUT/SPKT/SEK MALALAYANG.

"Menurut keterangan korban, tersangka sudah lama di Jakarta dan balik ke Manado bulan Februari 2019 lalu," ungkap Panit I Reskrim Polsek Malalayang Ipda M Pasaribu, ke wartawan tribunmanado.co.id, Minggu (12/5/2019).

Hasil Pleno KPU Batam Jokowi-Maruf Amin Unggul, Saksi Parpol Protes DPT

Oknum Kepala Desa Jadi Pemasok Sabu, Dibekuk Polisi Saat Mau Transaksi 

Hasil Akhir Brighton vs Manchester City, Menang Telak 1-4, Manchester City Juarai Liga Inggris

Remaja Tewas Ditikam Pisau, saat Perang Sarung di Cilincing, Pelaku Ditangkat Sedang Ngaji di Masjid

Ceritanya, si anak tiri ingin menguasai tanah milik korban selaku ibu tirinya namun tidak disetujui.

"Tersangka menganiaya korban pakai kursi pelastik, dan korban memgalami patah tulang tangan kiri," tutur Pasaribu.

Dari laporan tersebut Tim Resmob Polsek Malalayang melakukan pengejaran terhadap tersangka.

"Kami memancing tersangka untuk makan disalah satu rumah makan yang berada di jalan Sam Ratulangi," ungkapnya.

Saat tiba di rumah makan, tersangka langsung ditangkap Polisi. Selanjutnya digiring ke Mapolsek untuk proses lanjut.

Gunung Agung Kembali Erupsi, Terdengar Suara Dentuman Hingga Pos Pantau

Ini Respons Sandiaga, Sikapi Kasus Pria Ancam Penggal Kepala Jokowi,

Info Lowongan Kerja BUMN Untuk S1 Semua Jurusan, Masukan Lamaran Kerja Anda di Sini

Jadi Imam Dadakan saat Shalat Isya Waktu Umrah, Ifan Seventeen Kaget Lihat Jamaah Ratusan Orang 

"Sekarang tersangka sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Pasaribu.

Dalam kasus ini si anak tiri yang berinisial RS alias Royke (48) adalah warga Kelurahan Mahakeret Timur Kecamatan Wenang, Kota Manado Sulawesi Utara. 

Ia dari Jakarta dan balik ke Manado untuk meminta tanah dari ibu tirinya VRG alias Veronica (70) warga Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang, Kota Manado Sulawesi Utara. 

Royke ditangkap saat berada di salah satu rumah makan yang terletak di jalan Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (12/5/2019) tadi.

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul RS Minta Tanah ke Ibu Tiri, Tak Dikasi, Ibu Tiri Dipukul Pakai Kursi Plastik Sampai Patah Tangan

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved