BATAM TERKINI

Biar Nggak Canggung Saat Jabat Ex-Officio, Edy Putra Tawari Rudi Sesekali Ngantor di BP Batam

Kepala BP Batam Edy Putra mengaku, sejak awal ia juga sudah mengajak Wali Kota Batam, Rudi untuk datang ke BP Batam dan sesekali ngantor di sana.

Biar Nggak Canggung Saat Jabat Ex-Officio, Edy Putra Tawari Rudi Sesekali Ngantor di BP Batam
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Kepala BP Batam Edy Putra Irawady yang ditugaskan mempersiapkan Wali Kota ex-officio Kepala BP Batam terlihat dalam rapat yang berupaya “menjegal” Walikota ex-officio. 

"Karena tugas saya terkait investasi dan ekspor. Jadi sedikitpun saya tak menyebut ex officio di RDP itu. Mungkin kalau saya diundang selaku staf Menko, maka pasti saya masuk ke substansi itu," kata Edy.

Sementara anggota Komisi II DPR RI dapil Kepri, Dwi Ria Latifa, dalam RDP menyambut positif tak jadi dilantiknya Wali Kota Batam Rudi sebagai ex officio Kepala BP Batam.

Menurutnya, ada hal lebih penting yang perlu diselesaikan saat ini, dari pada sekadar menjadikan Wali Kota ex officio Kepala BP Batam.

Dwi Ria mengatakan, mengurus persoalan Batam jangan ada kepentingan personal, bisnis, politik dari pihak atau golongan tertentu, yang bisa menabrak segala peraturan perundang-undangan yang ada. Jangan sampai pula memberikan bisikan yang salah ke Presiden, yang pada akhirnya menabrak aturan yang ada.

"Kita perlu selesaikan dengan duduk bersama. Saya usul dengan dibentuknya pansus. Kita selesaikan tanpa bicara kepentingan politik, bisnis dari pihak-pihak tertentu," kata Dwi Ria sebagaimana yang disiarkan TV parlemen.

Menurutnya membahas Batam, perlu dipikirkan bagaimana masyarakat Batam yang saat ini banyak di-PHK, ekonomi masyarakat tak seperti dulu lagi hidup di Batam.

Begitu juga dengan pegawai BP Batam yang resah, mempertanyakan nasibnya. Soal investasi besar yang masih menunggu untuk masuk ke Batam karena persoalan yang terjadi di Batam, dan faktor lainnya.

"Jangan justru asik sendiri dengan membuat keputusan yang tak melihat akar persoalannya seperti apa. Buat keputusan baru yang membuat persoalan baru," ujarnya.

Karena itu, ia meminta pemerintah tak buru-buru menjadikan Wali Kota ex officio Kepala BP Batam. Perlu diselesaikan persoalan yang terjadi saat ini secara komprehensif, melibatkan semua pihak terkait, yakni dengan membentuk pansus.

“Di pansus ini apakah Batam akan dijadikan kota administratif, atau seperti cita-cita dibentuknya Batam. Atau kita bicara bentuk Provinsi Batam. Jadi jelas persoalannya," kata Dwi Ria.

Halaman
1234
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved