10 Anggota Sindikat Pembobol Transkasi Grab Singapore Ditangkap Polisi

Antara Februari dan April, Grab mendeteksi 13 akun pengemudi dengan lebih dari 2.000 transaksi penipuan, dengan kerugian lebih dari $ 41.800

10 Anggota Sindikat Pembobol Transkasi Grab Singapore Ditangkap Polisi
AsiaOne.com
Grab Singapura 

TRIBUNBATAM.ID, SINGAPURA - Polisi Singapura menangkap 10 anggota sindikat penipuan transaksi taksi online Grab di Singapura.

Tiga orang diyakini sebagai otak di balik sindikat penipuan pembayaran GrabHitch ini ditangkap polisi terakhir.

Sebelumnya, polisi menangkap tujuh orang, enam pria dan seorang wanita, karena dituduh melakukan penipuan pembayaran sindikasi, kata polisi dalam sebuah pernyataan pada Selasa (14/5/2019).

Ada Sejumlah Tato di Tubuh Wanita Mayat Korban Mutilasi di Malang. Satunya Bertuliskan Sugeng

Keluarga Histeris Jenazah Akila Tertinggal, Dedi: Kita Ketinggalan Koper Saja Panik, Ini Jenazah

BREAKINGNEWS - Melahirkan Sendiri, Wanita Ini Simpan Mayat Bayi Kembar di Kamar Kos di Batuaji Batam

Ryan Wong Wei Zhi (19), Chua Wei Beng (21), dan Kenneth Ho Hong Wei (22), dipercayai mendalangi sindiket penipuan pembayaran itu.

Pada 17 April, Grab melaporkan bahwa mereka telah menemukan penyimpangan dalam beberapa akun GrabHitch, kata polisi seperti dilansir The Straits Times.

GrabHitch adalah layanan carpooling para driver Grab.

Antara Februari dan April, Grab mendeteksi setidaknya 13 akun pengemudi dengan lebih dari 2.000 transaksi penipuan, dengan kerugian lebih dari $ 41.800 atau sekitar Rp 420 juta.

Melalui investigasi lanjutan, petugas dari Departemen Urusan Komersial (CAD) mengidentifikasi para tersangka.

10 dari mereka berusia antara 19 dan 29, ditangkap selama operasi di seluruh pulau oleh CAD pada hari Senin.

Tiga pria dan seorang wanita lainnya, berusia antara 20 dan 28, juga membantu penyelidikan polisi.

Tidak dijelaskan, apakah para sindikat ini ada yang menjadi driver Grab atau membobol aplikasi driver.

Nia Ramadhani Ceritakan Kisah Awal Bertemu Orangtua Ardi Bakrie, Nia: Gue Orang Sukses

Antoine Griezmann Pamit dan Tinggalkan Atletico Madrid, Pindah ke Barcelona?

Ponsel, kartu debit, dan thumb drive disita sebagai barang bukti.

Sedangkan tiga tersangka yang diduga menjadi otak penipuan akan menghadapi tuduhan lebih berat, dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun dan didenda.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved