Kasus Cacar Monyet di Singapura, Empat Pegawai Hotel 81 Orchid Dikarantina, Satu Lantai Dikosongkan

Kamar hotel di tempat warga negara Nigeria yang terkena cacar monyet atau monkeypox sudah menjalani proses sterilisasi atau pembasmian kuman

Kasus Cacar Monyet di Singapura, Empat Pegawai Hotel 81 Orchid Dikarantina, Satu Lantai Dikosongkan
Berita Mediacorp
Hotel 81 Orchid, Geylang, Singapura, tempat pasien penderita cacar monyet menginap 

Mereka akan dihubungi dua kali sehari untuk memantau keadaan kesehatan mereka, menurut MOH.

Risiko Paling Rendah

Menurut kepala eksekutif NCID Profesor Leo Yee Sin, kemungkinan penularan virus cacar monyet di Singupra sangat rendah.

"Hingga hari ini, tak ada bukti menunjukkan penularan sesama manusia," kata Prof Leo.

Leo menyatakan, masyarakat tidak perlu cemas akan tertular karena proses penularannya lebih sulit dibanding flu biasa.

"Rangkaian penularan bisa diputuskan jika orang yang berhubungan dengan terjangkit dikarantina atau mengisolasi diri," katanya.

Ia menambahkan bahwa penyakit ini biasanya pulih sendiri, kebanyakan penderita sembuh dalam masa dua atau tiga minggu.

Awas! Virus Cacar Monyet Serang Singapura. Satu Orang Dirawat, 23 Orang Dikarantina

 Cacar monyet bisa merebak apabila seseorang bersentuhan langsung dengan darah, cariran dari tubuh badan atau luka dari hewan yang sudah dijangkiti, seperti monyet dan tikus.
Penularan juga terjadi jika memakan daging hewan yang mengandung virus itu atau tidak dimasak dengan benar.

Virus itu juga bisa merebak dari manusia ke manusia jika terlalu dekat dan bisa menular melalui pernafasan atau cairan tubuh.

Gejala cacar monyet hampir dengan demam atau cacar biasa, demam, otot nyeri, pembengkakan limpa dan kemudian diikuti ruam atau bejolan-benjolan di tuibuh, seperti cacar pada umumnya.

Hingga saat ini memang belum ada obat atau vaksin cacar monyet, namun MOH penyakit itu bisa pulih sendirinya dalam waktu dua hingga tiga minggu.

Penyakit ini berkembang di banyak negara Afrika karena kebiasaan memakan hewan hasil perburuan, termasuk jenis primata atau monyet.

Tingkat kematian akibat cacar monyet ini rendah, hanya antara 5-10 persen, namun umumnya terjadi pada anak-anak karena rendahnya imunitas tubuh.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved