Polisi Kembali Bongkar Prostitusi Online, Tarif Rp 1 Juta Sekali Kencan, Begini Cara Memesannya

Polisi kembali membongkar jaraingan Prostitusi Online. Dalam kasus ini, Polisi mengamankan satu orang menjadi Mucikari. Kapolres Sintang AKBP Adhe Ha

Polisi Kembali Bongkar Prostitusi Online, Tarif Rp 1 Juta Sekali Kencan, Begini Cara Memesannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Tersangka kasus Prostitusi Online berinisial F (27) saat dihadirkan dalam Press Release Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkoba dan Prostitusi Online yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Sintang, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kamis (16/5/2019) pagi. 

TRIBUNBATAM.id - Polisi kembali membongkar jaraingan Prostitusi Online. Dalam kasus ini, Polisi mengamankan satu orang menjadi Mucikari.

Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi memimpin Press Release Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkoba dan Prostitusi Online yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Sintang, Kamis (16/5/2019) pagi. 

Pada kasus Prostitusi Online, tersangka mucikari berinisial F (27) juga ikut dihadirkan beserta barang bukti berupa handphone, uang tunai dengan total Rp. 700 ribu, celana dalam, celana pendek dan bra wanita.  

Jadwal Imsakiyah Jumat 17 Mei 2019 di Batam dan 33 Kota Besar Seluruh Indonesia

Darwin Terpilih sebagai Ketua PP Kota Batam, Segera Lakukan Konsolidasi dan Inventarisasi Anggota

Begal di Batam, Ira Sempat Kritis dan Dilarikan ke Ruang ICU Awal Bross, Korban Tewas Usai Operasi

Kapolres menyampaikan bahwa penangkapan terhadap F (27) berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau prostitusi online yang dilakukan oleh tersangka. 

 

"Kemarin ada laporan dari masyarakat bahwa ada terjadi perdagangan orang khususnya wanita yang kita kategorikan prostitusi yang bersifat online karena dia bisa dipesan via handphone," terang Kapolres Sintang. 

Modus Pria Cabuli 20 Remaja di Garut. Ritual Buang Sial Tanpa Busana

Besok Jumat (17/5) Latihan Bebas MotoGP Prancis Dimulai, Ini Jadwal Lengkap MotoGP 2019

BREAKINGNEWS : Kapal Oceana Tujuan Tanjungpinang-Batam Tabrak Karang, Penumpang di Evakuasi

Penangkapan terhadap F sendiri dilakukan pada 14 Mei 2019 di salah satu hotel di Jalan YC Oevang Oeray Sintang. F ditangkap beserta wanita yang diduga akan dijadikan sebagai pemberi jasa layanan. 

"Saat penangkapan, ada korban, kemudian ada uang yang kita sita. Karena sebelumnya sudah kita pancing dia untuk datang bawa cewek (korban-red) ini. Kalau tidak begitu, untuk menangkapnya susah," ujar Kapolres. 

Lanjut Kapolres bahwa untuk memancing tersangka bertransaksi memang cukup susah.

Sebab memang tersangka biasanya tidak mau menerima pesanan dari orang atau nomor yang sebelumnya tidak dia kenal. 

"Untungnya saat itu dia mau dihubungi karena biasanya dia kalau tidak kenal tidak mau. Mungkin karena kebutuhan uang dan kebetulan ada cewek yang butuh uang, jadi begitu dipesan langsung bisa menghadirkan," katanya. 

Halaman
12
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved