RESMI, Harga Tiket Pesawat Wajib Turun Paling Lambat 18 Mei 2019 Jam 00.01 WIB

Kapan harga tiket pesawat mulai turun? Maskapai penerbangan nasional wajib menurunkan harga tiket pesawat rute domestiknya paling lambat pada Sabtu

RESMI, Harga Tiket Pesawat Wajib Turun Paling Lambat 18 Mei 2019 Jam 00.01 WIB
Istimewa
ilustrai tiket pesawat 

Sejak libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, terjadi penurunan jumlah penumpang dan jumlah penerbangan rata-rata mencapai 25 persen.

"Pembatalan penerbangan yang ada lebih disebabkan adanya pengurangan jumlah frekuensi penerbangan oleh Airlines, dan bukan disebabkan adanya pembatalan rute, dan pembatalan didominasi penerbangan ke Jakarta," katanya kepada Kompas.com pada Senin (13/5/2019).

Wisnu mengatakan, sebelum ada fenomena harga tiket pesawat masih mahal, jumlah penumpang di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara mencapai 27.000 per hari.

Namun, saat gejolah harga tiket pesawat masih mahal, rata-rata penumpang menjadi 18.000 per hari.

Dengan jumlah penerbangan sebelum adanya harga tiket pesawat masih mahal, normalnya berkisar antara 230 hingga 235 penerbangan per hari.

Namun, saat ini jumlah penerbangan turun menjadi hanya 160 sampai dengan 175 penerbangan per hari.

Wisnu mengatakan, selain harga tiket yang naik, bagasi berbayar juga menjadi salah satu faktor penurunan jumlah penumpang.

Wisnu menilai, dalam hal tingginya harga tiket, PT Angkasa Pura II tidak dapat berbuat banyak.

Hal tersebut merupakan domain Kementerian Perhubungan.

Namun, untuk menyikapi hal dimaksud, pihaknya berusaha melaksanakan berbagai kegiatan seperti forum group diskusi.

Pesawat terbang dengan latar belakang bulan purnama (supermoon) yang sedang mengalami proses gerhana, Minggu (27/9/2015), di Jenewa, Swiss.
Pesawat terbang dengan latar belakang bulan purnama (supermoon) yang sedang mengalami proses gerhana, Minggu (27/9/2015), di Jenewa, Swiss. (AP PHOTO / JEFF KNOX)

"Mempromosikan rute-rute potensial kepada airlines, dan menggelar berbagai event seperti travel fair, kulinairi fair, otomotive fair dan lainnya," katanya.

Beberapa waktu lalu, Ketua Asosiasi Travel Agen Indonesia atau Astindo, Sumatera Utara, Willy TM Sihombing menanggapi atas fenomena harta tiket pesawat masih mahal.

Dia mengatakan, harga tiket pesawat masih mahal dan tarif bagasi sangat berpengaruh pada penjualan tiket pesawat oleh travel agent.

Kenaikan tarif bagasi seperti yang sekarang ini mengejutkan banyak penumpang sehingga 75 persen penumpang mengurungkan niat untuk membeli tiket pesawat.

"Sekarang ini semua tour and travel agent sangat merasakan dampak tingginya harga tiket. Tidak hanya mengeluhkan, tapi menjerit bahkan demo. Tapi hasilnya ya belum seperti yang diharapkan," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiket Pesawat Mahal, Bandara Kualanamu Rugi Rp 2 Miliar per Bulan", Dan artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiket Pesawat Mahal, Pendapatan Bandara Internasional Minangkabau Turun 25  Dan di Kompas.com dengan judul "Maskapai Wajib Turunkan Harga Tiket Pesawat Paling Lambat 18 Mei 2019."

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved