Dinkes Batam Temukan Takjil Pakai Formalin, Berikan Teguran dan Pembinaan ke Pedagang

"Sudah kita berikan teguran dan pembinaan kepada pedagang takjil yang menggunakan bahan berbahaya tersebut.Namun untuk lokasi daerahnya saya tidak bis

Dinkes Batam Temukan Takjil Pakai Formalin, Berikan Teguran dan Pembinaan ke Pedagang
TRIBUNBATAM.id
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyempatkan diri membantu warga untuk menjual takjil Kampung Simpang Desa Kuala Sempang Bintan, Senin (13/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Kesehatan Kota Batam temukan ada takjil pakai formalin dan pewarna tekstil saat melakukan pengawasan terhadap makanan dan inspeksi mendadak di bulan Ramadan di Batam.

"Selama dilakukan pengawasan melalui pihak Puskesmas di Batam, kita menemukan beberapa pedagang yang menggunakan bahan berbahaya, salah satunya untuk pewarna makanan dan pengawet makanan yang digunakan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Jumat (17/5/2019).

Ia juga menyebutkan, sejumlah pedagang takjil yang menggunakan bahan pewarna dan pengawet berbahaya yang ditemukan sudah diberikan teguran dan pembinaan dari Dinkes Batam sendiri.

"Sudah kita berikan teguran dan pembinaan kepada pedagang takjil yang menggunakan bahan berbahaya tersebut.Namun untuk lokasi daerahnya saya tidak bisa sebutkan," terangnya.

Terduga Teroris DY Berniat Ledakkan Bom 22 Mei 2019, Diduga Intai Gereja di Yogyakarta

Hasil Liga 1 2019 - Madura United Pesta Gol di Kandang Persela Lamongan. Beto Goncalves Cetak 2 Gol

Di Kamar Mandi Kos, Mahasiswi Ini Lahirkan Bayi, saat Dilarikan ke Rumah Sakit Bayinya Meninggal

Massimiliano Allegri Tinggalkan Juventus, Pep Guardiola Ogah ke Turin. Ini Daftar 4 Kandidat

Sementara itu apabila pedagang yang sudah diberikan pembinaan masih ditemukan lagi menggunakan bahan berbaya, akan dilakukan penindakan oleh BPOM.

"Jadi kita tidak main-main, jika ditemukan lagi pedagang takjil yang sama tetap menggunakan bahan berbahaya akan kita serahkan ke pihak BPOM untuk menindak," tuturnya.

Didi juga mengimbau kepada pedagang takjil agar tidak melakukan hal seperti itu untuk mencari keuntungan, hingga merugikan orang lain.

"Nah untuk masyarakat Batam, saya juga mengimbau agar lebih berhati-hati dalam memilih jajanan takjil,"ujarnya.

Didi juga menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan makanan takjil selama bulan Ramadan yang saat ini masih memasuki hari ke 12 puasa.

"Intinya kita akan rutin melakukan pengawasan hingga bulan Ramadan selesai," ungkapnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved