MOTOGP 2019

Jorge Lorenzo Makin Meyakinkan di MotoGP Prancis: Setiap Peningkatan Rasanya Seperti Juara

Meskipun turun ke peringkat 13 pada FP4, namun Jorge Lorenzo berhasil masuk dalam jajaran 10 besar dan star di posisi 8, Minggu (19/5/2019) besok

Jorge Lorenzo Makin Meyakinkan di MotoGP Prancis: Setiap Peningkatan Rasanya Seperti Juara
Crash.net
Jorge Lorenzo saat FP2 MotoGP Le Mans, semakin percaya diri. 

Namun ternyata, kondisinya jauh lebih buruk yang memaksanya absen dalam empat seri terakhir MotoGP 2018.

Jorge Lorenzo mengalami patah pada tulang skafoid yang merupakan penopang utama untuk jari.

Tulang skafoid

Tim dokter harus berusaha keras untuk memperbaikinya karena ia hanya punya waktu sekitar tiga bulan menyambut musim 2019.

Untuk mempercepat pemulihan tulang tersebut, tim dokter terpaksa menanamkan sekrup titanium di tulangnya.

"Tanpa sekrup itu, pemulihan bisa berbulan-bulan," kata dokter yang menanganinya.

Tindakan menanam sekrup tersebut tujuannya agar jemari juara dunia lima kali itu bisa tampil untuk uji coba di Qatar pada 23, 24 dan 25 Februari nanti.

Dokter juga memberikan keyakinan bahwa pebalap Spanyol ini bisa mengikuti seri perdana MotoGP 2019 di Qatar, 10 Maret nanti.

Dokter yang menanganinya, Xavier Mir memperkirakan, juara dunia lima kali itu akan siap untuk seri pembuka musim 2019 di Qatar pada 10 Maret nanti.

"Skafoid adalah tulang yang tidak mudah disembuhkan, dan untuk alasan ini, kita mencoba memperbaiki tulang dengan teknik invasif minimal," tambah Mir.

Poin di 3 Balapan

Ternyata, bukan hanya bisa tampil, Jorge Lorenzo berhasil finis di poisisi 13 dan mendapat 3 poin pertamanya di Sirkuit Lossail.

Di MotoGP Argentina, Lorenzo naik satu tingkat ke posisi 12, itupun gara-gara ia salah pencet tombol.

Jorge Lorenzo memulai balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu (31/3/2019) di posisi ke-12 dan finish di posisi 12 juga.

Lorenzo berharap bisa menyalip beberapa pembalap di depannya setelah start.

 Alih-alih merealisasikan prediksi itu, Lorenzo malah melakukan kesalahan fatal yang membuat motornya tak bisa melaju cepat.

Pembalap Spanyol itu mengaku tak sengaja menekan tombol pit limiter.

Dia bahkan sempat tercecer sampai ke urutan ke-21 pada awal-awal balapan sampai akhirnya berhasil kembali ke posisi depan.

Sayangnya, Lorenzo gagal di MotoGP Americas karena kompak sama-sama jatuh dengan rekan satu timnya, Marc Marquez.

Namun, di jerez, Jorge Lorenzo berhasil kembali finis di posisi 12 dan meraih 4 poin sehingga di klasemen saat ini, Lorenzo berada posisi 14.

Semoga, Lorenzo bisa kembali mengukir sejarah di Sirkuit Bugatti Le Mans, besok.

Minimal, bisa mempertahankan posisinya di 10 besar.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved