Pilpres 2019

Kubu Prabowo Tak percaya Mahkamah Konstitusi, Pakar Hukum Tata Negara: Jangan Tinggal di Indonesia

Berhentinya proses sengketa di antara kita dengan segala kewenangan MA dan MK, lantas mau percaya sama siapa lagi? Sama dukun

Kubu Prabowo Tak percaya Mahkamah Konstitusi, Pakar Hukum Tata Negara: Jangan Tinggal di Indonesia
Tribunnews.com/Adi Suhadi
Pakar hukum tata negara Asep Iwan Setiawan 

Hal tersebut disampaikan Asep Iwan Iriawan saat menjadi narasumber di acara Prime Talk, Metro TV, pada Kamis (16/5/2019).

Awalnya pembawa acara tersebut menanyakan kepada Asep Iwan Iriawan terkait hukum yang menjerat pihak yang tak percaya dengan MK.

"Terkait memprovokasi orang agar tak percaya Mahkamah Konstitusi apakah ada unsur pidananya juga?" tanya pembawa acara itu.

Asep Iwan Iriawan mengatakan, jika seseorang sudah tak percaya dengan MK sebaiknya jangan hidup di Indonesia.

Pasalnya menurut Asep Iwan Iriawan kekuasaan kehakiman di Indonesia berada di tangan MK dan MA.

"Kalau tidak percaya dengan Mahkamah Konstitusi, ya, jangan hidup di Indonesia," kata Asep Iwan Iriawan.

"Ketika kita sepakat untuk membentuk Republik Indonesia ada kekuasan hakiman dibagi dua ada MA (Mahkamah Agung) dan MK (Mahkamah Konstitusi),"

"Ketika orang tidak percaya dengan MA dan MK ya apalagi?" tambahnya.

Asep Iwan Iriawan menjelaskan selesainya suatu permasalahan sengketa apabila sudah mendapatkan keputusan dari MK dan MA.

Ia mengungkapkan jika Kubu Prabowo sudah tak percaya dengan MK, lantas dengan siapa lagi.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved