Pilpres 2019

Kubu Prabowo Tak percaya Mahkamah Konstitusi, Pakar Hukum Tata Negara: Jangan Tinggal di Indonesia

Berhentinya proses sengketa di antara kita dengan segala kewenangan MA dan MK, lantas mau percaya sama siapa lagi? Sama dukun

Kubu Prabowo Tak percaya Mahkamah Konstitusi, Pakar Hukum Tata Negara: Jangan Tinggal di Indonesia
Tribunnews.com/Adi Suhadi
Pakar hukum tata negara Asep Iwan Setiawan 

"Karena berhentinya proses sengketa di antara kita dengan segala kewenangan MA dan MK, lantas mau percaya sama siapa lagi? mau percaya sama dukun," tutur Asep Iwan Iriawan.

"Gini kan ada proses, sengketa ke Bawaslu, orangnya ke DKPP, hasilnya ke MK." tambahnya.

Asep Iwan Iriawan menegaskan jika Prabowo tak membawa gugatan hasil Pemilu 2019 ke MK, maka sama saja Ketua Umum Partai Gerindra itu sudah melepaskan haknya.

"Ya salah sendiri kan diberikan kewenangan kalau hasilnya tidak sesuai hasil keinginannya kan ada MK," ujar Asep Iwan Iriawan.

"Kalau tidak mengajukan, ya, bahasa hukumnya dia melepaskan haknya untuk mengugat, ya, salah sendiri,"

"Bahasa sepakbolanya dia enggak sportif," tambahnya.

SIMAK VIDEONYA:

Fadli Zon Sebut MK Tak Berguna, Ali Ngabalin: Mimpi Kali

Pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon terkait Mahkaman Konstitusi (MK) mendapat tanggapan dari Tenaga Ahli Staf Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Ngabalin.

Diketahui sebelumnya Fadli Zon menyatakan bahwa peran MK dalam hal pemilihan presiden (pilpres) tidak pernah efektif.

Bukan tanpa sebab Fadli Zon menyebut MK tidak efketif.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved