TANJUNGPINANG TERKINI

Potong Tubuh Ikan Duyung Lalu Dimasak, Warga Dompak Tanjungpinang Diperiksa Polisi 

"Tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya," terang Ince Rizqan Koordinator Satuan Kerja (Satker) Tanjungpinang, Sabtu (18/9/2019) m

Potong Tubuh Ikan Duyung Lalu Dimasak, Warga Dompak Tanjungpinang Diperiksa Polisi 
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Beberapa warga Kelam Kelurahan Dompak Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri diperiksa penyidik Polres Tanjungpinang. Mereka terindikasi melanggar undang-undang nomor 5 tahun 1990 karena memotong tubuh ikan duyung. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Aksi warga Kampung Kelam Pulau Dompak yang memotong tubuh ikan duyung, Sabtu (18/5/2019) pagi berbuntut panjang.

Mereka harus berhadapan dengan pihak kepolisian karena aksi tersebut terindikasi melanggar Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990.

"Tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya," terang Ince Rizqan Koordinator Satuan Kerja (Satker) Tanjungpinang, Sabtu (18/9/2019) malam.

Satker tersebut berada di bawah Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PRL KKP).

Ince mengatakan, akibat melanggar undang-undang itu, beberapa warga harus berhadapan dengan pihak kepolisian.

BREAKINGNEWS - Ikan Duyung Terjerat Jaring Warga Tanjungpinang Lalu Dimasak, Lihat Foto-fotonya!

Heboh Penemuan Ikan Duyung Terdampar di Pelantar Rumah Warga di Tanjungpinang, Begini Kondisinya

Ikan Duyung Terdampar di Kampung Bugis, Ini Penampakannya

Ikan Duyung Terdampar Mati di Karimun Akhirnya Dikuburkan, Kuburan Digali Pakai Alat Berat

Mereka kemudian diperiksa dan dimintai  keterangan di ruang penyidik Polres Tanjungpinang terkait tindakan melanggar hukum tersebut.

"Makanya perlu ada upaya penyadaran kepada keseluruhan masyarakat di Kepri bahwa aksi warga Kelam tidak dibenarkan, melanggar undang-undang," tegas Ince.

Dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 pasal 21 ayat 1 huruf (a) disebutkan, "Setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati."

Pada huruf (b) disebutkan, "Setiap orang dilarang untuk menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati."

"Warga itu melanggar undang-undang karena memotong tubuh ikan duyung. Padahal mereka sudah dilarang pagi tadi," tegas Ince. 

Halaman
123
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved