Seekor Anjing Selamatkan Bayi yang Ditanam Hidup-hidup Oleh Orangtuanya di Thailand

Seekor anjing menyelamatkan bayi baru lahir yang ditanam hidup-hidup oleh ibunya di utara Thailand.

Seekor Anjing Selamatkan Bayi yang Ditanam Hidup-hidup Oleh Orangtuanya di Thailand
ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, CHUM PHUANG - Seekor anjing menyelamatkan bayi baru lahir yang ditanam hidup-hidup oleh ibunya di utara Thailand.

Wanita yang menanam bayi tersebut seorang remaja 15 tahun.

Bayi lelaki itu dipercaya dibuang remaja tersebut untuk menyembunyikan kehamilannya dari orangtuanya.

VIDEO Detik-detik Bule Tangkap Ular King Cobra yang Masuk Rumah Warga

Ini 30 Anggota Grup Boy Paling Populer di Korea Bulan Mei 2019, Member BTS Masuk 10 Besar

Bayi Kembar Ditemukan Tewas Terbungkus Kain Sprei dalam Ember di Batam, Sang Ibu Jadi Tersangka

Menurut pemilik anjing, Usa Nisaikha (41), ia melihat kaki bayi keluar dari tanah setelah mendengar anjingnya menyalak dan menggali sesuatu di sebuah ladang di kampung Ban Nong Kham.

Usa Nisaikha saat itu sedang menggembalakan sapi di dekat perkebunan.

Setelah melihat bahwa ada bayi terkubur, ia ikut menggali lubang yang dangkal tersebut, bayi itu langsung menangis.

Dia pun berlari membawa bayi itu ke pemukiman dan setelah itu dibawa ke rumah sakit oleh warga.

Polisi melakukan penyelidikan dan mengetahui bahwa seorang gadis berusia 15 tahun yang tinggal di dekat tempat itu telah membeli pembalut wanita dalam jumlah yang tidak biasa.

Ketika polisi memeriksa, dia mengakui dia melahirkan anak itu dan menguburnya karena takut ayahnya marah dan menghukumnya.

Dilansir dari Bangkok Post, para penduduk setempat segera membawa bayi itu ke rumah sakit setempat dan dokter memastikan bahwa bayi itu dalam keadaan sehat.

Remaja yang juga Ibu bayi tersebut kemudian diperiksa polisi dan didakwa dengan tuduhan penelantaran anak dan pencobaan pembunuhan.

Menurut Panuwat Puttakam, seorang petugas kepolisian Chum Phuang kepada Bangkok Post, remaja itu tidak ditahan tetapi berada di bawah pengawan orangtuanya dan seorang pakar psikologi.

Menurutnya, remaja tersebut menyesali tindakannya, sementara kedua orangtuanya memutuskan akan membesarkan bayi yang juga cucunya tersebut. 

Gubernur Nakhon Ratchasima, Wichian Chantharanothai dan kepala distrik Chumpuang Trairat Witthayanumart yang  mengunjungi bayi itu di rumah sakit, kondisi bayi tersebut sehat.  

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved