Siswi SMP Tewas di Tangan Sepupu dan Teman Main Sejak Kecil. Saat Bertengkar Terekam CCTV.

Setiba di lokasi, pelaku langsung menghabisi korban dengan tiga tusukan. Pelaku memang sudah merencanakan pembunuhan itu sejak dari rumahnya.

Siswi SMP Tewas di Tangan Sepupu dan Teman Main Sejak Kecil. Saat Bertengkar Terekam CCTV.
Tribun Sumsel
Wiwik Wulandari dibunuh oleh sepupunya sendiri 

Bahkan Wiwik sempat mengirim pesan via Facebook kepada Novi.

"Dia chat Vi. Kemudian saya balas, namun tidak ada balasan lagi dari dia (Wiwik)" katanya.

Novi mengaku, kepergian Wiwik dengan cara tragis membuatnya sangat terpukul, apalagi mereka punya janji janji yang belum terlaksana hingga hari ini.

"Kami ada niat mau buka bersama, tapi belum ada waktu yang tepat, karena Wiwik takut dimarahi ayuknya kalau keluar sore hari," ujarnya.

Kirim Pesan Pukul 11.00

Wiwik Wulandari (13 tahun), pelajar SMP Negeri 4 Lubuklinggau tewas mengenaskan dengan kondisi tiga luka tusuk diperutnya.

Keluarga sangat terpukul mengetahui bungsu dari enam bersaudara ini meninggal dunia.

Saat disambangi di rumah duka, kakak almarhum, Teti Sutrisnawati (24 tahun), tampak terpukul.

Wiwik merupakan anak bungsu dari enam bersaudara, orangtuanya telah bercerai.

Selama ini ia hanya tinggal bersama kakaknya di Jalan Mahoni Blok B RT 05, Tanjung Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Teti tak menyangka jika adik bungsunya akan pergi secepat itu.

Teti yang dipanggul ayuk oleh Wiwik mengatakan, selama bulan Ramadan ini, adik kesayangannya itu selalu pulang siang hari.

"Teti tadi pagi berpisah dengan Wiwik sekiat pukul 07.15 WIB, sama-sama mengandarai ojek," ungkapnya.

Teti berangkat kerja di pabrik roti Pogo, sedangkan Wiwik berangkat ke sekolahnya.

Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB Wiwik mengirim pesan via Facebook.

"Isinya cuma manggil, 'Yuk'. Baru saya balas pukul 12.00 WIB mengatakan Ayuk hari ini pulang sore, setelah itu chat tidak balas lagi," terangnya.

Jasad Wiwik Wulandari di rumah duka, sebelum dimakamkan

Kemudian, sekitar pukul 16.30 WIB, ada keluarganya di Kelurahan Kayu Ara menyampaikan bahwa adiknya ditemukan meninggal dibunuh.

Keluarga mengetahui itu setelah melihat video yang beredar di Facebook.

"Kemudian saya datang ke Rumah Sakit Sobirin. Sampai di Sobirin, pas melihat kantung mayat dibuka, ternyata benar itu adik saya," ujarnya sambil menangis terisak.

Teti menuturkan selama ini adiknya itu baik-baik saja.

Adiknya tidak pernah mengeluh masalah apa pun. Setiap kumpul keduanya jarang ngobrol.

"Tiap malam biasa kami nonton dan main HP, habis itu kami tidur, pagi dia berangkat sekolah saya kerja," paparnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul:  Rekaman CCTV Tunjukkan Wiwik Wulandari dan Al Bertengkar Sambil Berjalan, Bukti Awal Pengungkapan

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved