Bayi Dikubur Hidup-hidup Oleh Ibunya, Ketahuan Ketika Anjing Lumpuh ini Gongong Lalu Menggali Tanah

Seekor anjing menyelamatkan bayi yang dikubur hidup-hidup oleh ibunya. Kronologi bayi yang dikubur hidup-hidup oleh ibunya hingga diselamatkan seekor

Bayi Dikubur Hidup-hidup Oleh Ibunya, Ketahuan Ketika Anjing Lumpuh ini Gongong Lalu Menggali Tanah
khaosodenglish.com
Anjing Lumpuh ini Gongong Lalu Menggali Tanah, Ternyata Ada Bayi yang Dikubur Hidup-hidup 

Jenazah bayi itu diambil kemudian dibawa ke makam Desa Gesik Cemandi untuk dimakamkan di sana. Dan ketika memakamkan bayinya inilah, aksinya ketahuan warga.

Selanjutnya, peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi, hingga akhirnya terungkaplah kasus ini.

Polisi mendatangi lokasi, membongkar kuburan bayi malang itu dan membawanya ke rumah sakit, Selasa (1/1/2019) tengah malam.

"Saat diamankan polisi, ari-arinya (bayi tersebut) masih menempel," ungkap Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta.

Jenazah bayi dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan. Selain itu, polisi juga menyita beberapa barang bukti lain, termasuk sebuah sarung, kain kafan, cetok, dan tas kresek.

"Sementara pelaku (RM) diamankan saat berada di Gisik Cemandi," sambung Kapolsek.

ronisnya, orangtua bayi tersebut berstatus masih pelajar. Mereka adalah RM, pelajar SMK berusia 18 tahun asal Kwangsan, dan adik kelasnya LV (16) asal Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

"Kami masih dalami kasus tersebut. Penyidik harus lebih hati-hati karena terduga pelakunya adalah anak di bawah umur," kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Rabu (2/1/2019).

Diberitakan, bayi perempuan itu lahir dari rahim LV pada Minggu (30/12/2018) sekitar pukul 18.00 WIB. Bayi dilahirkan di rumah temannya di Kwangsan. 

Remaja perempuan ini hamil delapan bulan dan melahirkan anaknya dengan normal. Kehamilannya tersebut akibat hubungan kebablasan dengan sang pacar, RM.

Saat LV melahirkan, RM juga mendampingi. Bayi mereka lahir sehat meski kelahiran tanpa dibantu dokter atau bidan. Dua remaja itupun kebingungan. Apakah harus memberitahu orangtuanya atau membuang bayimereka.

Di tengah kebingungan itu, mereka berdua ke Makam di Dusun Wagir. RM membuat lubang di tanah menggunakan cethok lantas mengubur bayinya tersebut hidup-hidup.

Dari keterangan diperoleh polisi, bayi dibawa dengan dibungkus plastik kresek. Dan ketika dikubur, bayi tersebut masih menangis.

"Oleh pelaku kemudian diuruk dengan tanah. Sehingga bayi tersebut meninggal dunia," jawab Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta.

Setelah mengubur bayinya, pelaku pun meninggalkan makam desa tersebut. Sampai akhirnya, RM ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap bayinya sendiri.

Akibat perbuatannya, RM dijerat undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 35 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pelajar SMK ini juga dijerat pasal 80 ayat 4 KUHP.

Dia sudah diamankan di Polsek Sedati. Dan sekarang sudah dilimpahkan ke Unit PPA (perlindungan perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polresta Sidoarjo.

Dalam penanganannya, polisi juga masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Termasuk memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa itu.

Kubur Bayi Hidup-hidup Karena Hasutan Dukun

Kasus orangtua mengubur bayinya hidup-hidup juga pernah terjadi di India

Sebelumnya, seorang bayi berusia 3 minggu dikubur hidup-hidup oleh kedua orang tuanya di India pada Jumat (18/1/2019).

Dikutip dari The Sun, pasangan suami istri di India tega mengubur hidup-hidup anak mereka yang masih bayi karena terpengaruh hasutan dari seorang dukun yang mereka ikuti.

Setelah ditelusuri ternyata pasangan suami istri tersebut percaya bahwa anaknya kerasukan roh jahat sehingga perlu dikubur hingga tewas.

"Bayi itu dikubur hidup-hidup oleh bibinya atas permintaan orangtua bayi, hal tersebut dilakukan atas saran seorang dukun yang mengklaim bahwa bayi perempuan itu dirasuki roh jahat dan kehadirannya di rumah dapat menghancurkan hidup mereka,” ujar Inspektur Subhash Chandra Shakya.

Bayi yang tidak diketahui namanya itu ditemukan seusai warga sekitar mendengar suara tangisannya dan mencari sumber suara sang bayi.

Beruntung, bayi itu ditemukan dalam kondisi selamat.

Sang bayi telah terkubur di dalam tanah kurang lebih selama tiga jam dengan suhu temperatur 3 derajat Celcius.

Bayi tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut karena ditemukan dalam kondisi kedinginan.

Terkait kasus tersebut, polisi telah menangkap sejumlah tersangka.

Para pelaku yang telah ditangkap yakni sang dukun, ayah, paman, dan bibi bayi tersebut.

Sementara sang ibu masih dalam pengejaran pihak kepolisian setempat.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Anjing Lumpuh ini Gongong Lalu Menggali Tanah, Ternyata Ada Bayi yang Dikubur Hidup-hidup, http://bali.tribunnews.com/2019/05/19/anjing-lumpuh-ini-gongong-lalu-menggali-tanah-ternyata-ada-bayi-yang-dikubur-hidup-hidup?page=all.


Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved