Selidiki Kasus Begal di Batam, Polsek Lubuk Baja 'Jemput Bola'

Yunita menyebutkan kasus ini masih dalam tahap mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Selidiki Kasus Begal di Batam, Polsek Lubuk Baja 'Jemput Bola'
TRIBUNBATAM.id
Diduga Inilah tempat ira Susanti dan suami dibegal 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Hingga kini Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Baja Kota Batam terus melakukan upaya penyelidikan terhadap kasus begal yang merenggut nyawa Veronica Ira Trisusanti, seorang ibu rumah tangga berumur 48 tahun kelahiran Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/5/2019).

Seperti yang diakui oleh Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yunita Stevani.

Kepada TRIBUNBATAM.ID, Yunita menyebutkan kasus ini masih dalam tahap mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian.

"Masih dalam penyelidikan," tulisnya ketika dimintai keterangan via Whatsapp.

Selain itu, Yunita juga menerangkan pihaknya berusaha untuk terus bergerak walaupun laporan dari pihak keluarga korban hingga saat ini belum diterima.

"Pihak keluarga masih dalam keadaan berduka, jadi tidak mungkin kami minta untuk membuat laporan. Jadi kami langsung jemput bola dari kemarin," tambahnya lagi.

Bersama Komunitas Gowes di Batam, Kapolda Kepri Patroli Malam Dengan Sepeda

Ternyata Kulit Kentang Punya Manfaat menakjubkan untuk Tubuh, Salah Satunya Menghilangkan Ketombe

Ingin Membeli Hair Dryer? Cek dulu Tips Memilih Hair Dryer yang Bagus Ini

Ketika Luna Maya Ditawari Nikah Sama Andika Eks Kangen Band, Begini Ekspresinya

Kemarin, Sabtu (18/5/2019), dua orang anggota kepolisian Polsek Lubuk Baja Kota Batam telah memintai keterangan dari dua orang security Hotel Vista, Suryo dan Agung.

Diketahui, keduanya merupakan saksi yang melihat keadaan Ira sebelum dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros Batam.

"Kami hanya lihat si bapak (Chiu, suami Ira) telah memangku korban (Ira). Tapi kami tidak melihat kejadian pembegalan itu," terang Agung kepada TRIBUNBATAM.ID ketika dimintai keterangan.

Agung menuturkan, suami Ira, Chiu, menjelaskan dirinya bersama Ira ditodong oleh dua orang yang tidak dikenal ketika hendak jalan pagi.

"Saat kami mendengar suara teriakan minta tolong sebanyak empat kali, kami langsung datangi sumber suara. Pas ditanya, katanya ditodong pakai golok," jelas Agung lagi. (dna)

(tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved