Tak Tahu Roro Karimun-Buton Naik Dock, Calon Penumpang Nginap di Pelabuhan

Akibatnya rute tersebut sempat tidak melayani penyeberangan penumpang dan barang rute Karimun-Riau itu selama hampir dua pekan.

Tak Tahu Roro Karimun-Buton Naik Dock, Calon Penumpang Nginap di Pelabuhan
TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA
KMP Senangin tengah sandar di pelabuhan Roro, Parit Rempak, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun. Foto diambil Selasa (21/6/2016). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Manajer PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Batam Cabang Karimun, Muhammad mengatakan kapal Roll On Roll Out (Roro) rute Parit Rempak (Karimun) - Tanjung Buton (Riau) tengah naik dock melakukan perbaikan.

Akibatnya rute tersebut sempat tidak melayani penyeberangan penumpang dan barang rute Karimun-Riau itu selama hampir dua pekan.

Namun begitu, Muhammad meminta warga calon penumpang untuk tidak terlalu khawatir. Muhammad memperkirakan pada Senin (20/5) besok, KMP Senangin sudah kembali normal melayani rute Karimun-Tanjung Buton.

"Iya (naik dock), insha Allah, Senin ini sudah beroperasi kembali," ujar Muhammad kepada Tribun Batam, Jumat (17/5).

KMP Senangin melayari rute Roro Karimun-Buton sebanyak dua kali sepekan yakni Selasa dan Jumat sekitar pukul 20.00 WIB.

Siap-Siap THR PNS Bintan Segera Cair, Ini Jadwalnya

MotoGP Prancis, Live Trans 7 Pukul 18.00 WIB, Menanti Gebrakan Valentino Rossi

Ternyata Kulit Kentang Punya Manfaat menakjubkan untuk Tubuh, Salah Satunya Menghilangkan Ketombe

Satu Persatu Toko Kue kekinian Ayu Ting Ting Tutup di Sejumlah Kota, Benarkah Ini yang Terjadi?


Sebelumnya sejumlah calon penumpang kapal Roro tujuan Karimun-Tanjung Buton dibuat kecewa.

Itu setelah jauh-jauh datang ke pelabuhan Roro, Parit Rempak, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, tak tahunya kapal tidak jalan.

Warga menyayangkan tidak ada pemberitahuan bahwa rute Karimun-Tanjung Buton tidak beroperasi karena KMP Senangin yang biasa melayani tengah naik dock.

Selain itu, warga juga heran dengan waktu perbaikan yang begitu cukup lama, pihak manajemen tidak melakukan mendatangkan kapal pengganti sementara supaya rute Karimun-Tanjung Buton tetap bisa dibuka untuk umum.

"Ada sekitar dua minggu tidak jalan kapal. Kami menyayangkan saja tidak ada pemberitahuan dari pihak ASDP. Biasa kalau rute lain ada kapal pengganti, yang ini (rute Karimun-Tanjung Buton, red) tidak ada," ujar Hendrik, seorang calon penumpang.

Hendrik mengaku melihat sejumlah calon penumpang yang sudah terlanjur datang ke pelabuhan Roro, Parit Rempak, terpaksa harus menginap di pelabuhan seraya menunggu pagi dikarenakan kapal tidak jalan.

Hal itu dikarenakan sudah tidak ada kendaraan untuk pulang karena sudah malam. Sementara jarak antara pelabuhan Roro ke jalan raya Kecamatan Meral terbilang cukup jauh yakni sekitar 15 kilometer dengan situasi gelap tanpa ada penerangan di sepanjang jalan.

"Lampu penerangan ada tapi banyak yang mati, hanya beberapa saja yang hidup itu pun kurang terang," ujar Hendrik. (yah)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved