Din Syamsuddin Minta BPN Prabowo Sandiaga Buktikan Kecurangan Pemilu 2019 agar Tidak Jadi Fitnah

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin meminta BPN Prabowo-Sandi buktikan kecurangan Pemilu 2019.

Din Syamsuddin  Minta BPN Prabowo Sandiaga Buktikan Kecurangan Pemilu 2019 agar Tidak Jadi Fitnah
tribun bogor
Din Syamsuddin Mantan Ketum PP Muhammadiyah 

TRIBUNBATAM.id - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin meminta BPN Prabowo-Sandi buktikan kecurangan Pemilu 2019.

Tetapi, jika BPN Prabowo-Sandi tak bisa tunjukkan kecurangan Pemilu 2019, maka BPN Prabowo-Sandi disebut fitnah.

Din Syamsuddin menilai perlunya pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk membuktikan adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

 

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, hal tersebut perlu dilakukan agar tuduhan yang disampaikan BPN itu memiliki bukti, bukan hanya menjadi fitnah saja.

Tak hanya itu, jika kecurangan dari kubu 01 itu terbukti benar, maka persoalan harus segera diluruskan agar tak menjadikan Pemilu 2019 ini menjadi cacat konstitusi.

"Maka tuduhan-tuduhan itu verifikasi saja. Kalau nanti tidak benar tuduhan oleh Paslon 02, BPN, itu fitnah. Itu fitnah. Dan kalau dia yang memimpin, itu fitnah akan berkepanjangan dalam tubuh bangsa ini," kata Din Syamsuddindalam acara Kajian Ramadhan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWMU) Jawa Timur di Hall Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Minggu (19/5/2019).

UPDATE Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Minggu (19/5) Pukul 18.00 WIB, Ini Suara Jokowi & Prabowo

"Tapi kalau tuduhan-tuduhan itu benar, benar adanya dapat dibuktikan. Harus diluruskan. Dan kalau ini yang tampil, di atas kecurangan-kecurangan itu namanya musibah. Dan bangsa ini akan mengalami musibah yang berkepanjangan pula. Maka harus ditarik ke titik kebenaran," jelasnya.

Din Syamsuddin lantas meminta kepada seluruh pihak agar tidak perlu timbul keributan terkait Pemilu 2019.

 

Ia menyebutkan, pihak yang menuduh adanya pihak yang curang itu harus bisa membuktikannya.

Sementara di lain pihak, KPU sebagai penyelenggara pemilu juga harus bisa berlaku adil dan jujur.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved