Tanjungpinang Terkini

Calon Pemudik Kebingungan Tiket Kapal Pelni Ludes Terjual. Ternyata Ini Penyebab Habisnya Tiket

Setidaknya ada 7 jenis kapal yang akan mengantar pemudik ke kampung halaman diantaranya KM Kelud, KM Umsini, KM Dorolonda, KM Sanus 48, KM Bukit Raya

Calon Pemudik Kebingungan Tiket Kapal Pelni Ludes Terjual. Ternyata Ini Penyebab Habisnya Tiket
TRIBUNBATAM.id/Wahib Wafa
Warga mengantre tiket di loket penjualan resmi di kantor Pelni Kota Tanjungpinang. Jelang puncak mudik tiket kapal dipastikan habis. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Jelang puncak mudik lebaran peningkatan penumpang terlihat di loket penjualan Pelni. Kenaikkan pembelian tiket bahkan naik 20 persen dari hari biasanya.

Pemesana tiket sudah jauh hari dilakukan warga yang akan mudik lebaran. Kondisi inilah yang membuat tiket ludes terutama saat mendekati lebaran.

"Hari biasa 50 orang sampai 100 orang. Saat ini pembeli mencapai 200 orang atau ada kenaikan 20 persen," kata Putra kencana Kepala Bagian Usaha PT Pelni Tanjungpinang Selasa (21/5/2019).

Setidaknya ada 7 jenis kapal yang akan mengantar pemudik ke kampung halaman diantaranya KM Kelud, KM Umsini, KM Dorolonda, KM Sanus 48, KM Bukit Raya, KM Sanus 80, dan KM Sanus 83.

Kapal ini melayani antarpulau di Kepri atau antar Provinsi. Beberapa tiket pemberangkatan terakhir tujuan Tanjungpriok dan Indonesia Timur pada 27 Mei ini juga sudah habis terjual. Yakni kapal KM Dorolonda yang kini sudah habis tiket.

Update, Jadwal Buka Puasa Hari ke 16 Ramadhan Selasa (21/5), Batam, Tanjungpinang hingga Denpasar

Aksi Damai di Bawaslu, Usai Solat Tarawih Bersama Mereka Langsung Membubarkan Diri Secara Tertib

Guru PNS Ditangkap Polisi Usai Sebarkan Seruan Pengeboman Masal di Jakarta, Begini Pengakuanya

"Sesuai jadwal hari ini (21/5/2019) sudah mulai (kategori) arus mudik sampai dengan (21/6/2019) nanti. Dan harga tiket tetap stabil atau tak ada kenaikan harga tiket," katanya.

Masyarakat kali ini masih bisa memesan via online maupun langsung. Untuk sistem online diakui terkadang mengalami masalah koneksi. Hal itu lantaran banyaknya masyarakat yang mengakses. Sehingga butuh waktu bersabar membuka situs Pelni.

"Bisa beli di agen kita. Diantaranya di asa di Pinang Jaya, Pinang Sari dan Siantan. Mereka adalah agen resmi kita," katanya lagi.

Beberapa diantara calon penumpang mengaku ada yang kecewa lantaran tiket sudah mulai habis. Kebanyakan mereka tujuan Indonesia timur yang akan pulang kampung dengan jadwal keberangkatan terakhir.

"Ya kita pilih terakhir karena itu yang mendekati lebaran. Kalau kita berangkat lebih awal belum masuk waktu libur kerja. Tak mungkin juga. Kalau begini ya mau gak mau pakai pesawat. Meski harganya jauh tinggi," kata Angga pemesan tiket. (wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved