Karimun Terkini

Fajar Sedih Pekerja Belum Dapat Tunjangan Hari Raya Idul Fitri. Ini Pesan Kadisnaker Pada Perusahaan

Disnaker dan Perindustrian Karimun mulai menyebarkan surat edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2019 ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karimun

Fajar Sedih Pekerja Belum Dapat Tunjangan Hari Raya Idul Fitri. Ini Pesan Kadisnaker Pada Perusahaan
TRIBUNBATAM.ID/RACHTA YAHYA
Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar (kanan-bertopi) berbincang dengan petugas SPK Mapolres Karimun, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Ketua Serikat Pekerja Aneka Industri-Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAI-FSPMI) Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar mengaku ingat nasib karyawan PT Kawasan Dinamika Harmonitama (KDH), perusahaan tambang granit di Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat.

Hal itu dikarenakan lebaran tinggal dua pekan lagi namun kejelasan nasib mereka, salah satunya perihal pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tidak menentu.

"Saya jadi ingat nasib karyawan KDH, lebaran sudah dekat, tapi nasib mereka tidak jelas begini. Bagaimana dengan THR mereka?" kata Fajar, Selasa (21/5/2019).

Meski perusahaan tersebut tengah dirundung berbagai masalah seperti tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 300 juta lebih, Fajar tetap berharap, perusahaan asing dari Singapura itu tetap menunaikan kewajiban mereka yakni membayarkan THR karyawan mereka.

"Saya minta disnaker baik kabupaten maupun provinsi mengambil berat persoalan ini. Ini bukan kesalahan pekerja," kata Fajar.

Kepala Desa Bingung Ketua RT Minta Jatah THR Hari Raya Idul Fitri. Ini Desakan Kades Pada Pemerintah

KABAR GEMBIRA! Wings Air Buka Rute Batam-Karimun, Terbang Perdana, Kamis (23/5), Cek Harga Tiketnya!

Mantan Danjen Kopassus Soenarko Ditahan Terkait Aksi 22 Mei. Siapa Dia?

Sementara itu, Disnaker dan Perindustrian Karimun mulai menyebarkan surat edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2019 ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karimun perihal pembayaran THR, Senin (20/5/2019).

Kadisnaker dan Perindustrian Karimun, Hazmi Yuliansyah mengatakan, pembayaran THR paling lambat tujuh hari atau seminggu sebelum hari raya Idul Fitri 1440 H.

Pekerja yang berhak mendapatkan THR, menurut Hazmi diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih diberikan sebesar satu bulan gaji atau upah.

"Sementara yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 bulan kali satu bulan gaji," kata Hazmi.

Hazmi optimistis tidak akan ada permasalahan berarti perihal THR di Kabupaten Karimun. Ia berkaca selama ini, perusahaan di Karimun cukup taat aturan perihal THR. (yah)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved