Sebelum Dibunuh Calon Pendeta Cantik Ini Sempat Berbisik Lirih Pada Pelaku 'Jangan Bunuh Aku'

Sebelum tewas dibunuh oleh dia pelaku, calon pendeta cantik Melinda Zidemi asal Nias ini sempat berbisik lirih kepada Korban. Ia meminta untuk janga

Sebelum Dibunuh Calon Pendeta Cantik Ini Sempat Berbisik Lirih Pada Pelaku 'Jangan Bunuh Aku'
Facebook Melinda Zidemi
Diperkosa Lantas Dicekik Sampai Mati, Begini Kronologi Pembunuhan Pendeta Melindawati Zidemi Fakta pembunuhan pendeta Melinda Zidemi di Ogan Komering Ilir (OKI), dugaan pemerkosaan hingga ciri-ciri pelaku. 

TRIBUNBATAM.id - Sebelum tewas dibunuh oleh dia pelaku, calon pendeta cantik Melinda Zidemi asal Nias ini sempat berbisik lirih kepada Korban.

Ia meminta untuk jangan di bunuh. Namun pelaku kesal lantaran penutup kepalanya sempat di tarik oleh korban sehingga korban melihat mukanya.

"jangan bunuh aku"

Disanalah pelaku ketakutan dan berniat mencekik korban.

Pelaku sebelumnya juga berniat untuk memperkosa korban, namun niat tersebut mereka urungkan lantaran korban sedang datang bulan.

Polisi Menggelar Rekontruksi kasus pembunuhan calon pendeta cantik yang tewas secara mengenaskan.

Melalui 17 adegan rekonstruksi terungkap, korban sempat minta agar dirinya tidak dibunuh.

Suami di Penjara, Wanita Hamil 9 Bulan Jual Sabu Bersama Adiknya: Saya Butuh Biaya Persalinan

Aksi Massa Depan Bawaslu Sempat Memanas, Kapolres Jakarta Pusat Minta Massa Mundur

Dua tersangka pembunuhan Melindawati Zidomi di areal perkebunan PT Sungai Mas Persada yakni Hendri (18) dan Nang (20).

Korban Melinda ditemukan tewas di areal perkebunan PT Sungai Mas Persada (SMP) Sungai Baung, Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI, Selasa (26/3/2019) lalu.

 Si Cantik Polly Alexandria Sahur Pertama dengan Nur Khamid: Hanya Makan Nasi Bungkus dan Terong

 Juru Bicara MK Prediksi Kecurangan Pemilu Akan Dilaporkan Menjelang Tenggat Penutupan Pendaftaran

 Bermula dari Mobil Putar Arah, 5 Terduga Teroris Ditangkap di Malangbong, Ini Kronlogis Penangkapan

Ia dicegat oleh kedua tersangka menggunakan bayok kayu, sehingga korban yang mengendarai motor dengan anak didiknya NP terpaksa berhenti.

Saat itulah Nang mengancam kedua korban menggunakan senjata tajam jenis pisau dan mencekik serta menyeret korban masuk ke hutan.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved