Sebelum Dibunuh Calon Pendeta Cantik Ini Sempat Berbisik Lirih Pada Pelaku 'Jangan Bunuh Aku'

Sebelum tewas dibunuh oleh dia pelaku, calon pendeta cantik Melinda Zidemi asal Nias ini sempat berbisik lirih kepada Korban. Ia meminta untuk janga

Sebelum Dibunuh Calon Pendeta Cantik Ini Sempat Berbisik Lirih Pada Pelaku 'Jangan Bunuh Aku'
Facebook Melinda Zidemi
Diperkosa Lantas Dicekik Sampai Mati, Begini Kronologi Pembunuhan Pendeta Melindawati Zidemi Fakta pembunuhan pendeta Melinda Zidemi di Ogan Komering Ilir (OKI), dugaan pemerkosaan hingga ciri-ciri pelaku. 

Di sinilah, NP diikat sedangkan korban Melinda juga diikat dan hendak diperkosa.

Tersangka yang sudah sakit hati dan hendak memperkosanya akhirnya mengurungkan niat setelah tahu korban tengah menstruasi.

Di sinilah korban akhirnya menyingkap penutup muka Nang sehingga wajahnya terlihat.

Saat itulah korban sempat membisikkan kata terakhir kepada tersangka, meminta agar dirinya tak dibunuh.

"Tolong jangan bunuh aku," ujar korban ditirukan oleh Nang.

 Kubu Prabowo Ajukan Sengketa Pemilu ke Mahkamah Konstitusi, Yusril Ihza: Pembuktiannya Tidak Mudah

 Demokrat dan PAN Dikabarkan Merapat ke Jokowi, Cak Imin Sebut Partai Koalisi Sudah Cukup Kuat

 Titik Soeharto dan Neno Warisman Bergabung dengan Pengunjuk Rasa: Besok dan Lusa Saya Tetap di Sini

Panik wajahnya terlihat, kedua tersangka akhirnya mencekik korban hingga tewas.

Setelahnya, tersangka membopong jasad korban ke dalam serta menyembunyikan barang-barang pribadi dan belanjaan korban.

Setelah menggelar perkara, kedua pelaku merasa menyesal telah melakukan hal tersebut.

"Taubat, aku benar-benar tobat. Idak lagi," ujar Hendri.

Sementara itu, Kanit III Subdit Jatanras Polda Sumsel, Kompol Junaidi mengatakan rekonstruksi ini digelar untuk melengkapi berkas ke Kejaksaan. Kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni 365, pasal 338 dan 340.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved