Sehari Ditahan, Lieus Sungkharisma Tak Kuat Mogok Makan, Mau Bicara saat Diperiksa Penyidik

Tersangka kasus ujaran kebencian dan makar Lieus Sungkharisma tak tahan melakukan mogok makan setelah ditahan.

Sehari Ditahan, Lieus Sungkharisma Tak Kuat Mogok Makan, Mau Bicara saat Diperiksa Penyidik
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Aktivis Lieus Sungkharisma di Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Tersangka kasus ujaran kebencian dan makar Lieus Sungkharisma tak tahan melakukan mogok makan setelah ditahan.

Selain mogok makan, Lieus Sungkharisma sempat mengatakan tidak mau bicara dengan penyidik.

Namun niat Lieus Sungkharisma pun pudar. 

Lieus Sungkharisma akhirnya mau buka suara kepada penyidik yang memeriksanya dalam kasus dugaan makar. 

Lieus Sungkharisma ditangkap di Apartemen Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Senin (20/5/2019).

Lieus yang merupakan Juru Kampanye Nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, kini sudah mau menjawab pertanyaan penyidik setelah sebelummya bungkam.

RESMI, Prabowo Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK, Bagaimana Nasib Penetapan Pemenang Pemilu?

Krisdayanti Beri Ucapan Selamat ke Jokowi, Selamat Berjuang Kembali Bapak Presiden

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (21/5/2019).

"Kemarin disampaikan bahwa tersangka Lieus teriak-teriak tidak akan ngomong ya, dan gak akan makan. Jadi setelah melakukan pendekatan akhirnya mau bicara dan menjawab semua pertanyaan penyidik serta mau makan," kata Argo.

Pertanyaan kata dia berkaitan dengan ujaran kebencian dan makar. "Dari sana, nanti unsur unsur hate speech dan makar kita gali," kata Argo.

Ia menjelaskan setelah ditetapkan tersangka dan ditangkap, Lieus resmi ditahan pihaknya dalam 20 hari ke depan.

24 Mei 2019 KPU Tetapkan Pemenang Pemilu 2019, Bila Tidak Ada Gugatan ke MK

Kapolri Keluarkan Telegram Status Siaga Satu hingga 25 Mei 2019

Sebelumnya Argo menuturkan saat pihaknya menangkap Lieus Sungkharisma, terkait kasus dugaan berita bohong dan makar, di Kamar 614, Lantai 6, Apartemen Hayam Wuruk, Tamansari, Jakarta Barat, Senin (20/5/2019) pagi, ada sejumlah perlawanan yang dilakukan Lieus.

"Pada awalnya tersangka LS ini melakukan perlawanan saat kami tangkap di apartemen Hayam Wuruk. Dimana LS tidak mau ditangkap dan ada ngomong macam-macam saat ditangkap, sebagai bentuk penolakan. Tapi tidak ada masalah. Karena kita ada saksi dari Pak RT dan Sekuriti. Akhirnya kita bawa LS ke rumahnya di Jalan Keadilan, Jakbar," papar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5/2019).

Argo menjelaskan Lies ditangkap di apartemennya pada pukul 05.00.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved