PILPRES 2019

Peluang Prabowo Menang di MK, Didukung Ratusan Pengacara, Harus Buktikan Kecurangan Pilpres 2019

Peluang Prabowo menangkan gugatan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi pembahasan menarik.

Peluang Prabowo Menang di MK, Didukung Ratusan Pengacara, Harus Buktikan Kecurangan Pilpres 2019
TRIBUNNEWS
Aksi 22 Mei 2019, Prabowo: Saudara Sekalian Saya Himbau Semua Kegiatan Damai dan Tanpa Kekerasan 

TRIBUNBATAM.id - Peluang Prabowo menangkan gugatan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi pembahasan menarik.

Prabowo Subianto menolak hasil pilpres 2019 dan menyatakan akan melakukan gugatan ke MK.

KPU sudah mengumumkan hasil Pilpres 2019 dimana pasangan Jokowi-Maruf Amin unggul dalam perolehan suara dibandingkan Prabowo-Sandiaga Uno.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Priyo Budi Santoso mengatakan, ratusan pengacara sudah menyatakan bergabung dalam tim hukum terkait pengajuan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Priyo, pengacara senior Otto Hasibuan akan menjadi salah satu kuasa hukum dalam tim hukum Prabowo-Sandiaga.

"Ada Bang Otto dan tim. Dan banyak lagi lawyer yang mau gabung. Ada seratus lebih," ujar Priyo saat dihubungi, Selasa (21/5/2019).

Bentrok di Petamburan Jakarta Hari Ini Jam 10.30 WIB, Pengunjuk Rasa Lempari Polisi dengan Batu

Aksi 22 Mei, TNI/Polri Tak Akan Dibekali Senjata Api dan Peluru Tajam

Priyo mengatakan, nantinya tim hukum akan berkoordinasi dengan Direktorat Advokasi dan Hukum BPN yang dipimpin oleh Sufmi Dasco Ahmad.

Hingga saat ini, pihak BPN masih mengumpulkan bukti-bukti kecurangan yang akan digunakan sebagai dasar gugatan. "Komandannya itu gabungan antara Bang Dasco dan Bang Otto.

Di belakangnya banyak sekali ada ratusan. Intinya dikoordinasikan di Direktorat Hukum," kata Sekjen Partai Berkarya itu.

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandiaga telah memutuskan akan mengajukan gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved