TANJUNGPINANG TERKINI

Saksi Kasus Dugaan Money Politic Pemilu 17 April Tak Penuhi Panggilan Polisi, Ini Kata Kapolres

Sejumlah saksi kasus dugaan money politic (politik uang) menolak hadir saat dipanggil penyidik Polres Tanjungpinang, Rabu (22/5/2019)

Saksi Kasus Dugaan Money Politic Pemilu 17 April Tak Penuhi Panggilan Polisi, Ini Kata Kapolres
TRIBUNBATAM.id/Thomm
Kapolres Kota Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengecek pasukan saat apel persiapan Linmas menjelang Pemilu 2019 di Mako Polres Kota Tanjungpinang, Sabtu (16/2/2019). 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Sejumlah saksi kasus dugaan money politic (politik uang) menolak hadir saat dipanggil penyidik Polres Tanjungpinang, Rabu (22/5/2019).

Beberapa saksi sudah dipanggil namun tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Mereka adalah sejumlah saksi dari caleg terkait masalah atas dugaan money politic pada hari tenang sebelum pencoblosan 17 April lalu.

Saksi yang dipanggil adalah M Afriyandi dari partai Gerindra, dua lainnya Brando dan Ranta dari Partai Garuda.

"Ada yang kita panggil hingga dua kali namun tidak hadir. Kita masih terus mengupayakan," kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi dikonfirmasi Minggu (22/5/2019).

Kapolres menyebutkan, akan melakukan upaya paksa kepada saksi yang coba menolak hadir dalam pemeriksaaan.

Proses Naturalisasi Belum Jelas, Fabiano Beltrame Harus Rela Tinggalkan Persib, Ini Rencana Pelatih

Artur Gevorkyan Dipanggil Timnas, Pelatih Persib Robert Rene Albert Tetap Bawa Artur ke Padang

Video Cuplikan Gol Bali United vs Bhayangkara FC, Gol Tunggal Yabes Roni Taklukkan The Guardian

Hasil Liga 1 2019 Persebaya vs Kalteng Putra, Bajul Ijo Raih Hasil Imbang, Rachmat Irianto Menangis

Aksi 22 Mei di Jakarta, Massa Baru Datang dari Sukabumi & Cianjur, Polisi Bentuk Berikade

Hal itu sudah sesuai dengan prosedur penanganan bilamana saksi dipanggil tak datang akan dilakukan penjemputan.

"Kita akan lakukan pemanggilan paksa terhadap para saksi. Kita akan perintahkan membawa. Karena kasus Lex spesialis ini ada batas ketentuan waktu 14 hari," ungkapnya.

Menurutnya kasus dengan kategori Lex Sepesialis pidana pemilu memiliki batasan waktu penanganan yang telah ditentukan.

Yakni 14 hari masa penyidikan. Jika dalam waktu tertentu penyidik tidak dapat melengkapi berkas penyidikan maka penanganan perkara tersebut dapat dinyatakan gugur.

Sementara hingga saat ini penyidik harus melengkapi berkas Sebelum tanggal 29 Mei ini.

"Saya berharap mereka bisa lebih proaktif dalam menjalani pemeriksaan. Dalam pemeriksaan ini saksi tidak hadir termasuk tiga orang (Caleg) yang terlibat," ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan para saksi pihaknya baru dapat menetapkan tersangka. (tribunbatam.id/wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved