Interpol Bongkar Jaringan Situs Pedofilia Internasional Asal Thailand, 50 Anak Diselamatkan

Sindikat pedofilia internasional dibongkar dalam operasi besar yang melibatkan polisi dari hampir 60 negara terhadap situs yang memiliki 63.000 user

Interpol Bongkar Jaringan Situs Pedofilia Internasional Asal Thailand, 50 Anak Diselamatkan
centraltelegraph.com.au
Admin web pedofilia Ruecha Tokputza yang ditangkap Interpol di Australia 

TIRBUNBATAM.ID, LYON - Polisi internasional atau Interpol membongkar sebuah jaringan pedofilia internasional dan menangkap sembilan orang di Thailand, Australia dan AS.

Dalam pembongkaran itu, 50 anak diselamatkan dari perangkap sindikat ini, demikian diumumkan oleh Interpol dari markasnya, Lyon.

Sindikat pedofilia internasional dibongkar dalam operasi besar-besaran yang melibatkan polisi dari hampir 60 negara terhadap situs yang memiliki 63.000 pelanggan di seluruh dunia.

Ustadz Arifin Ilham Meninggal Karena Kanker Nasofaring, Makanan Ini bisa Jadi Pemicunya

CATAT! Ini 5 Bahaya Gunakan Aplikasi VPN yang Lagi Heboh di Media Sosial

Viral Disebut Polisi China Saat Amankan Aksi 22 Mei di Jakarta, Ternyata Ini Sosok Aslinya Bukan WNA

Interpol mengatakan bahwa dalam Operasi Blackwrist tersebut, mereka masih menemuikan konten dalam situs berbasis langganan di web.

Situs web rahasia ini tidak dapat ditemukan melalui mesin pencari, dan pengguna harus memiliki alamat URL sendiri untuk bisa membuka situs tersebut.

Interpol meminta bantuan dari agen-agen di seluruh dunia dan menggandeng Badan Investigasi Keamanan Dalam Negeri (HSI) AS dalam operasi ini.

Mereka akhirnya  berhasil melacak alamat IP situs tersebut, tempat foto dan video baru dipasang setiap minggu.

Penangkapan pertama dilakukan di Thailand. Administrator utama situs tersebut, Montri Salangam, ditangkap di Thailand, sedangkan administrator lainnya, Ruecha Tokputza, ditangkap di Australia.

Salangam dihukum sangat berat di pengadilan Bangkok, 146 tahun penjara dan seorang pembantunya, seorang guru sekolah, mendapatkan hukuman  36 tahun penjara.

Hukuman ini membuat pria ini dipastikan akan menghabiskan sasa hidupnya di penjara.

Montri Salangam otak admin web pedofilia
Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved