Jarang Terungkap, Cabai Ternyata Bisa Kurangi Resiko Kematian

Bumbu cabai yang pedas akan membuat makanan disantap menjadi nikmat.Tapi, tahukan Kamu bahwa cabai juga ternyata memiliki khasiat yang tinggi lho

Jarang Terungkap, Cabai Ternyata Bisa Kurangi Resiko Kematian
Thinkstock
Cabai mengandung capsaicin yang membuatnya memiliki sensasi pedas 

TRIBUNBATAM.id -  Semua orang pasti akrab dengan cabai

Bumbu cabai yang pedas akan membuat makanan disantap menjadi nikmat.

Tapi, tahukan Kamu bahwa cabai juga ternyata memiliki khasiat yang tinggi lho.

Anggota Brimob Yang Viral Karena Video Call Anaknya Saat Amankan 22 Mei Dapat ‘Kado’ Liburan

Saat Ikut Kuis Pertanyaan Artis Indonesia terganteng, Kaesang Pangarep Sebut Nama Ini

Momen Haru Anggota Brimob Video Call Tenangkan Istri saat Rusuh Aksi 22 Mei, Ingin Lihat Anak Tidur

Nasib Fabiano Beltrame di Persib, Pendaftaran Pemain Lokal Ditutup Proses Naturalisasi Belum Selesai

 

Sebuah studi yang dipublikasikan pada Experimental Biology, menyatakan bahwa kandungan capsaicin yang terdapat dalam cabai dapat menghambat penyebaran kanker paru. Ini merupakan kabar baik karena kanker paru merupakan salah satu penyebab kematian pria dan wanita di seluruh dunia.

Untuk mendapatkan hasil ini, para ilmuwan meneliti kanker paru non sel kecil dan menemukan fakta bahwa capsaicin menghentikan sel untuk bergerak ke jaringan lainnya.

Hal tersebut sangat penting mengingat alasan utama kanker paru sulit untuk ditangani adalah karena mereka sulit diidentifikasi pada tahap awal.

Saat gejalanya muncul, seringkali kanker langsung menyebar ke bagian tubuh lainnya. Termasuk otak, tulang, dan kelenjar adrenal dalam proses yang disebut metastasis.

Penelitian ini juga menemukan bahwa capsaicin mengurangi jumlah sel kanker metastasis pada paru-paru tikus yang menjadi subjek penelitian. Sementara itu, hasilnya tidak ditemukan pada tikus tanpa capsaicin.

“Studi kami menunjukkan bahwa senyawa alami capsaicin cabai dapat mewakili terapi baru untuk memerangi metastasis pada pasien kanker paru-paru,” kata Jamie Friedman, kandidat doktor yang melakukan penelitian dari Marshall University Joan C. Edwards School of Medicine.

Meskipun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menguji kelayakan penggunaan capsaicin dalam bidang klinis, tapi studi ini menunjukkan adanya kemungkinan penggunaan bersama dengan perawatan kanker lainnya seperti kemoterapi untuk mengobati kanker paru-paru (***)

Artikel ini telah terbit di Nationalgeographic.co.id dengan judul Penelitian: Makan Cabai Bisa Menghambat Penyebaran Kanker Paru

https://nationalgeographic.grid.id/read/131734613/penelitian-makan-cabai-bisa-menghambat-penyebaran-kanker-paru

Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved