Kakek Shigeo Tokuda, Aktris Film Dewasa Jepang Ungkap Rahasia Setia Istri

Shigeo Tokuda menekankan hanya makan makanan yang sehat saja selama ini agar bugar dan kuat

Kakek Shigeo Tokuda, Aktris Film Dewasa Jepang Ungkap Rahasia Setia Istri
Richard Susilo
Kakek Sugiono alias Shigeo Tokuda (84) pemain film porno tertua di dunia yang masih tetap bermain film porno apabila ada pesanan dari sutradara 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Masih ingat Shigeo Tokuda, pemain film bokep tertua Jepang yang 18 Agustus nanti berusia 85 tahun.

Di usianya kini, Shigeo Tokuda makin mengagetkan. 

Shigeo Tokuda tak pernah minum obat penguat seperti viagra saat syuting bermain film bokep yang dilakukannya.

Jadwal Lengkap Siaran Langsung MotoGp Seri Kelima, Kejutan Baru Dari Jorge Lorenzo

Sebelum Ditemukan Membusuk dalam Rumah, Umar Sering Mengeluhkan Sakit Ini

Kabar Terbaru Skandal 1MDB - Polisi Malaysia Geledah Kantor Audit Terbesar Dunia, Deloitte

Besok, 24 Mei, THR ASN, Polri, TNI dan Pensiunan Cair? Simak Pernyataan Jokowi

 

"Saya tak pernah minum obat apa pun," papar Kakek Sugiono alias Shigeo Tokuda (84) pemain film porno tertua di dunia yang masih tetap bermain film pornoa pabila ada pesanan dari sutradara khusus saat diwawancarai Tribunnews.com (22/5/2019).

Tokuda juga menyampaikan salam hangat kepada para pecinta filmnya di Indonesia itu menekankan hanya makan makanan yang sehat saja selama ini.

"Saya makan makanan biasa saja tak makan obat apa pun. Juga saat main film juga tak pakai obat perangsang apa pun," tekannya lagi.

Hal ini bisa dilakukan dan berfungsi normal berdiri melakukan persetubuhan, menurutnya karena melakukan dengan senang sebagai pihak ketiga.

"Apalagi kalau main dengan wanita usia 30 tahunan, kita bisa komunikasi dengan enak sehingga semua alur permainan berjalan dengan nyaman. Tapi kalau anak yang lebih muda misalnya 20 tahun, mereka sulit komunikasi dengan kita sehingga kadang bingung juga main dengan mereka."

Lalu bagaimana kalau main dengan wnaita yang sudah lanjut usia 60 tahun lebih misalnya?

"Kalau keduanya orangtua ya film tidak akan laku terjual dong. Kita membuat film kan supaya bisa terjual dengan laris nantinya," tambahnya lagi.

Halaman
123
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved