Ustadz Arifin Ilham Meninggal Karena Kanker Nasofaring, Makanan Ini bisa Jadi Pemicunya

Ustadz Arifin Ilham meninggal karena kanker nasofaring, makanan yang biasa dimakan orang Indonesia ini bisa jadi pemicunya.

Ustadz Arifin Ilham Meninggal Karena Kanker Nasofaring, Makanan Ini bisa Jadi Pemicunya
Instagram/alvin_411
Unggahan Alvin Faiz terkait kabar meninggalnya Ustadz Arifin Ilham 

TRIBUNBATAM.id - Ustadz Arifin Ilham menghembuskan nafaas terakhirnya pada Rabu (22/5) malam di Penang, Malaysia.

Saat bulan suci Ramadhan dan bertepatan dengan aksi 22 Mei, Indonesia berduka karena berpulangnya Ustadz Arifin Ilham.

Kabar meninggalnya Ustadz Arifin Ilham dikabarkan langsung oleh putranya, Muhammad Alvin Faiz.

Muhammad Alvin Faiz di akun instagramnya menuliskan:

"innalillahiwainnailaihirojiun 
Telah wafat Abi kami tercinta Abi @kh_m_arifin_ilham .
Semoga Allah terima amal ibadahnya, diampuni semua dosanya, dimasukkan ke surganya Allah swt, aamiin," 
tulis sang anak dalam caption-nya.

Sang anak juga memberitahukan bahwa Ustaz Arifin akan segera dipulangkan ke Indonesia dan dimakamkan di komplek pesantren Azzikra Gunung Sindur Bogor.

Jarang Terungkap, Cabai Ternyata Bisa Kurangi Resiko Kematian.

Viral Disebut Polisi China Saat Amankan Aksi 22 Mei di Jakarta, Ternyata Ini Sosok Aslinya Bukan WNA

Contek 5 Gaya Berhijab Natalie Sarah, Bisa Tampil Cantik Saat Buka Bersama

TAHUN DEPAN Fly Over Simpang Kabil Senilai Rp 400 Miliar Mulai Dibangun , Ini Bocoran Desainnya!

Seperti yang kita ketahui, Ustaz Arifin telah dirawat di rumah sakit di Malaysia sejak Bulan Januari lalu untuk menjalani pengobatan kanker nasofaring.

Sebelumnya sang anak juga mengabarkan kondisi ayahnya kritis, namun tak lama salah satu istri Ustaz Arifin memberitahukan jika kondisi suaminya kembali stabil, hingga sang pendakwah akhirnya meninggal dunia.

Di Indonesia kanker nasofaring merupakan penyakit yang menempati peringkat ke empat terbanyak dari seluruh penyakit ganas lainya.

Perbandingan terjangkitnya kanker nasofaring di Indonesia yaitu 4,7 kasus per 100.000 penduduk.

Halaman
1234
Editor: Mona Andriani
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved