Water Rationing Bisa Berakhir Jika Curah Hujan Cukup

ATB masih harus terus melakukan penggiliran bagi pelanggan karena volume air yang ditampung dalam Dam belum memadai untuk produksi normal.

Water Rationing Bisa Berakhir Jika Curah Hujan Cukup
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Kondisi Dam Harapan yang mulai terisi air baku 

UPAYA PT Adhya Tirta Batam (ATB) menjaga cadangan air baku dengan melakukan penggiliran membuahkan hasil positif.

Dengan intensitas hujan yang mencukupi, cadangan air baku di Dam Sei Harapan perlahan membaik.

Saat ini, level air sudah berada pada titik – 1,31 meter dari Spillway.

Kendati demikian, ATB masih harus terus melakukan penggiliran bagi pelanggan karena volume air yang ditampung dalam Dam belum memadai untuk produksi normal.

Rencananya, Water Rationing akan berakhir bila level air di Dam Sei Harapan telah berada di bawah – 1 meter.

“Curah hujan yang turun menjadi pertanda baik bagi ketersediaan air baku. Tapi Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sei Harapan belum bisa berproduksi maksimal dikarenakan level air baku belum dalam batas aman produksi,” ujar Head of Corporate Secretary ATB Maria Jacobus, Rabu (22/5).

Penggiliran masih harus dilakukan sesuai jadwal. IPA Sei Harapan akan berhenti beroperasi selama 24 jam pada Rabu dan Sabtu. Penggiliran suplai air merupakan upaya ATB guna memperpanjang umur Dam dan mempertahankan keberlangsungan produksi air bersih bagi pelanggan.

Bayar Tagihan ATB Kini Bisa Lewat Bank Riau Kepri

Penggiliran Suplai Air Berlanjut, ATB Imbau Warga Hemat Memakai Air

Warga Diminta Hemat Air, Meski Sudah Hujan, Jumlah Air Baku di Dam Sungai Harapan Batam Belum Normal

Selain itu, kapasitas Dam Harapan saat ini juga telah mengalami penurunan 30% akibat sedimentasi. Hingga hari ini, BP Batam) belum bisa mengatasi kendala tersebut. Seperti diketahui, BP Batam bertanggungjawab untuk memelihara dan menjaga kondisi waduk,l termasuk mengadasi sedimentasi dan pemeliharaan wilayah tangkapan air.

ATB meminta pemerintah segera melakukan langkah cepat untuk mengatasi hal tersebut, agar Dam Sei Harapan tetap dapat beroperasi optimal.

“Pendangkalan dam 30 % mengindikasikan bahwa Harapan sudah tidak bisa berproduksi optimal. Namun jika kita menurunkan produksi hingga 30% dan tidak recover, itu lebih buruk lagi,” jelasnya.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved