Benarkah Instagram, Facebook dan WhatsApp Akan Dibatasi Selama 10 Hari? Ini Jawaban Pemerintah

Para pengguna media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp terus bertanya sampai kapan media sosial akan dibatasi penggunaannya?

Benarkah Instagram, Facebook dan WhatsApp Akan Dibatasi Selama 10 Hari? Ini Jawaban Pemerintah
BBC
Ilustrasi WhatsApp, Instagram, Facebook yang sedang dibatasi untuk diakses 

TRIBUNBATAM.id - Para pengguna media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp terus bertanya sampai kapan media sosial akan dibatasi penggunaannya?

Hingga kini beredar kabar jika media sosial itu akan akan ditutup atau dibatasi selama 10 hari. 

Lantas, apa kata pemerintah?

Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Sri Yunanto buka suara dan memberikan jawaban terkait isu tersebut.

Hal itu disampaikan Sri Yunanto saat menjadi narasumber di acara Sapa Indonesia Kompas TV, pada Kamis (23/5/2019).

Diwartakan sebelumnya Menko Polhukam Wiranto mengatakan layanan media sosial (medsos) akan dinonaktifkan untuk sementara.

Tindakan itu diambil pemerintah untuk menghindari penyebaran berita bohong atau hoax saat aksi massa penolakan hasil Pemilu 2019 pada 21-22 Mei 2019.

 

"Untuk sementara, untuk menghindari berita bohong kepada masyarakat luas, akan kita.... Akses di media sosial tidak diaktifkan untuk mencegah itu tadi, hal negatif yang bisa berdampak ke masyarakat," kata Wiranto dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Mulanya Sri Yunanto menjelaskan pemerintah mengizinkan komunikasi yang dilakukan masyarakat.

FAKTA Sosok Wanita Misterius saat Aksi 22 Mei, Suka Teriak saat Malam & Keluar Masuk RS Jiwa

CATAT! Ini 5 Bahaya Gunakan Aplikasi VPN yang Lagi Heboh di Media Sosial

VIRAL Ajakan Pakai VPN Saat WhatsApp dan Instagram Down, Pahami Dulu 5 Bahaya Pakai VPN

Pengguna Online Shop Mengeluh Kesulitan Pasarkan Dagangan Setelah Pengiriman Foto Lewat Medsos Lelet

Ia menegaskan pemerintah hanya membatasi masyarakat dalam mengunggah dan mengunduh gambar atau video di media sosial.

 

"Sebenarnya komunikasinya boleh, kan yang dibatasi gambar sama videonya, tapi kalau redaksi masih bebas tidak terbatasi," ucap Sri Yunanto dikutip TribunJakarta.com dari tayangan langsung Kompas TV.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved