Habibie Jumpa Jokowi. Ada Proposal Sampul Gambar Pesawat. Batam Jadi Pabrik Pesawat Mulai Terwujud?

Selain membahas kondisi bangsa pasca Pilpres 2019, ada hal menarik yang mencuat dari pertemuan Habibie dan Jokowi tersebut.

Habibie Jumpa Jokowi. Ada Proposal Sampul Gambar Pesawat. Batam Jadi Pabrik Pesawat Mulai Terwujud?
(Foto: AGUNG/Humas Setkab)
Presiden Jokowi terlibat diskusi dengan Presiden ke-3 RI, Prof. Dr. BJ. Habibie, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (25/5) siang.

 "Kita tidak mungkin buat kereta api dari Sabang sampai Merauke. Karena 70 persen wilayah Indonesia lautan," ujarnya.

Tidak juga hanya bisa mengandalkan kapal laut. Karena hanya sampai pantai. Jalan satu-satunya, harus membuat pesawat terbang. Sementara jika mengimpor pesawat terbang dari luar negeri apalagi dalam jumlah besar, memakan biaya yang tinggi.

Siapkan Berkas, Pemerintah Buka Penerimaan CPNS dan PPPK/P3K 2019

Bertemu Personel Yang Disebut Brimob China, Penyebar Hoaks Brimob China, Saya Khilaf,Pak

"Kita tak bisa impor pesawat terbang. Bagaimana bayarnya? Tak bisa dalam Rupiah. Kita harus bayar dengan valuta yang dikehendaki," kata Habibie.

 "Kita tidak mungkin buat kereta api dari Sabang sampai Merauke. Karena 70 persen wilayah Indonesia lautan," ujarnya.

Tidak juga hanya bisa mengandalkan kapal laut. Karena hanya sampai pantai. Jalan satu-satunya, harus membuat pesawat terbang. Sementara jika mengimpor pesawat terbang dari luar negeri apalagi dalam jumlah besar, memakan biaya yang tinggi.

"Kita tak bisa impor pesawat terbang. Bagaimana bayarnya? Tak bisa dalam Rupiah. Kita harus bayar dengan valuta yang dikehendaki," kata Habibie.

 Jokowi juga pernah menyebutkan bahwa PT Dirgantara Indonesia sebagai satu-satunya industri yang memproduksi pesawat di kawasan Asia Tenggara.

"Kita punya PT Dirgantara Indonesia, satu-satunya industri sejenis di Asia Tenggara," demikian cuitan Jokowi dalam Twitter sebagaimana dikutip Antaranews.com pada Jumat, 12 April 2019.

Dalam video yang menyertai cuitannya di Twitter, Jokowi menjelaskan Indonesia mampu membuat produk kedirgantaraan.

"Bangsa Indonesia bercita-cita menguasai teknologi dirgantara. Teknologi itu juga berada di dalam genggaman kita. Indonesia bisa membuatnya. Inilah karya kita bersama," ujar Jokowi. 

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved